Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Nasional

Rembuk Nasional Pemuda III: Kuatkan Konsolidasi, Jatim Bawa Rekomendasi Strategis “Jembatan Keahlian” di Bawah Bimbingan Gus Mamak

JAKARTA |JATIMSATUNEWS.COM: Semangat konsolidasi pemuda nasional kembali bergemuruh dalam perhelatan akbar Rembuk Nasional Pemuda III yang digelar di The

Rembuk Nasional Pemuda III yang digelar di The Tribrata Hotel

Rembuk Nasional Pemuda III yang digelar di The Tribrata Hotel

JAKARTA |JATIMSATUNEWS.COM: Semangat konsolidasi pemuda nasional kembali bergemuruh dalam perhelatan akbar Rembuk Nasional Pemuda III yang digelar di The Tribrata Hotel, Jakarta, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Mengusung misi besar menyatukan simpul-simpul kekuatan pemuda lintas sektor, mulai dari aktivis, akademisi, pengusaha, hingga profesional, acara ini menjadi momentum penting bagi transformasi gerakan kepemudaan di Indonesia.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rembuk Pemuda dari 29 perwakilan wilayah di seluruh Indonesia. Pelantikan tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Dewan Pembina DPP Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, serta turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hasyim S. Djojohadikusumo, sebagai Ketua Dewan Penasihat Rembuk Pemuda Indonesia.

Baca juga: Bukan Sekadar Konsolidasi, 44 Cabang IPPNU Jatim Rumuskan Gagasan Strategis Menuju Kongres

Baca juga: Sri Untari Ajak Pemuda Jatim Berdaulat Lewat Koperasi Multi Pihak

Nahkoda Baru Jatim: Ahsan Prawira Mukti Dikukuhkan

Dalam struktur kepengurusan wilayah, Ahsan Prawira Mukti, seorang mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang asal Trenggalek, secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPW Rembuk Pemuda Jawa Timur.

Di bawah kepemimpinannya, delegasi Jatim langsung tancap gas dengan membawa gagasan besar yang solutif dan berpijak pada persoalan riil masyarakat melalui policy brief bertajuk “Jembatan Keahlian Pemuda Jawa Timur untuk Pembangunan Wilayah.”

Menanggapi tantangan struktural ini, Ahsan Prawira Mukti menegaskan bahwa rekomendasi policy brief yang dibawa delegasinya bukan sekadar dokumen akademis, melainkan instrumen perjuangan taktis agar pemuda Jatim tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.

“Jawa Timur adalah lumbung pangan dan pemasok tenaga kerja terbesar nasional, tetapi pemuda kita kerap terbentur sempitnya lahan serta minimnya jalur mobilitas domestik. Melalui policy brief ‘Jembatan Keahlian’ ini, di bawah arahan dan penasihat strategis Gus Mamak, kami ingin memastikan bahwa negara membuka ruang nyata bagi pemuda untuk menjadi aktor utama, bukan sekadar objek pembangunan,” tegas Ahsan Prawira Mukti seusai pelantikan.

Iklan

Langkah strategis Rembuk Pemuda Jatim ini tidak lepas dari pengawalan dan arah taktis H. Ma’ruf Mubarok, S.H., atau yang akrab disapa Gus Mamak, yang didapuk sebagai Tokoh Rembuk Pemuda Jatim.

Peran Strategis Gus Mamak: Menyelaraskan Ekonomi Pesantren dan Mobilitas Pemuda

Sebagai tokoh muda nasional asal Malang yang juga tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Partai Gerindra, kehadiran Gus Mamak memberikan dimensi baru bagi gerakan pemuda.

Rekam jejak Gus Mamak yang konsisten menggerakkan ekonomi kerakyatan, kewirausahaan pemuda, serta pemberdayaan basis komunitas melalui HIPMI, KADIN, hingga Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN), sangat selaras dengan napas perjuangan Rembuk Pemuda Jatim.

Di tangan Gus Mamak, gagasan aksi nyata diterjemahkan secara konkret ke dalam kebijakan publik. Jatim sebagai pemasok petani milenial terbesar nasional (971.102 orang pada 2023) dan penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Tanah Air (69.925 orang pada 2025), menghadapi paradoks klasik: pemudanya kekurangan lahan garapan (82% petani di Jatim adalah petani gurem dengan lahan di bawah 0,5 hektare) dan keterbatasan jalur mobilitas domestik.

Menanggapi tantangan ini, Gus Mamak bersama DPW Rembuk Pemuda Jatim mendorong konsep transformasi struktural yang tajam dan terukur.

4 Poin Krusial “Jembatan Keahlian” Jatim di Kancah Nasional

Dalam dokumen kebijakan yang diserahkan kepada para pemangku kebijakan nasional, termasuk Menteri Pertanian, Danantara, KADIN, hingga kementerian terkait, delegasi Jatim membawa empat terobosan utama:

Iklan

1. Jalur Brigade Pangan ke Pemilik (SHM): Meminta kejelasan regulasi agar alumni Brigade Pangan memiliki jalur prioritas transmigrasi pangan dengan kepastian Hak Milik (SHM) paling lambat lima tahun.

2. AKAD 2.0 (Transmigrasi Berbasis Keahlian): Menghidupkan kembali semangat Antar-Kerja Antar-Daerah (AKAD) berbasis pengiriman tenaga terampil dan alih pengetahuan (bukan sekadar perpindahan penduduk menetap), lengkap dengan tanggal serah jabatan yang jelas bagi pemuda setempat.

3. Piagam Alih Keahlian & Magang Kawasan: Mendorong KADIN dan dunia usaha pelopor hilirisasi (termasuk proyek strategis Danantara) untuk melibatkan lulusan SMK dan pemuda lokal melalui skema magang berstandar industri dengan pengawalan alih keahlian.

4. Lab Norma Pemuda & Pelacak Tenggat Negara: Menginisiasi pembentukan laboratorium regulasi mandiri oleh Rembuk Pemuda untuk mengawal produk hukum (seperti Raperda Kepemudaan Jatim dan undang-undang nasional) serta memantau tenggat waktu kebijakan hingga satu abad Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2028.

Kolaborasi Pemuda untuk Masa Depan Indonesia

Pelantikan Rembuk Nasional Pemuda III ini membuktikan bahwa organisasi kepemudaan hari ini telah bergeser dari sekadar ruang seremonial menjadi think tank dan aktor penekan kebijakan publik (pressure group) yang konstruktif.

Dengan sinergi kepemimpinan muda di bawah Ahsan Prawira Mukti, dukungan penuh dari tokoh-tokoh nasional seperti Rahayu Saraswati dan Hasyim S. Djojohadikusumo, serta komitmen ideologis dari Gus Mamak sebagai dewan penasihat, Rembuk Pemuda Jawa Timur optimistis mampu menjembatani keahlian pemuda lokal menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di seluruh penjuru Nusantara. (Ans)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.