Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Lestarikan Mangrove, UMM Sabet Anugerah Bergengsi Pemprov Jatim

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung dalam perhelatan Festival Mangrove Jawa Timur Ke-11 yang dipusatkan di Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Kota

Perwakilan sivitas akademika UMM foto bersama usai menerima penghargaan bergengsi dari Pemprov Jatim dalam Festival Mangrove Jatim XI di Probolinggo.

Perwakilan sivitas akademika UMM foto bersama usai menerima penghargaan bergengsi dari Pemprov Jatim dalam Festival Mangrove Jatim XI di Probolinggo. (Foto: Humas UMM)

PROBOLINGGO | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung dalam perhelatan Festival Mangrove Jawa Timur Ke-11 yang dipusatkan di Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Kota Probolinggo. Capaian gemilang ini semakin mengukuhkan posisi Kampus Putih dalam mewujudkan riset serta pengabdian yang berdampak nyata terhadap kelestarian lingkungan ekologis.

Anugerah dalam kategori Dukungan Tridharma Perguruan Tinggi dalam Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove ini diberikan melalui Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Pertanian-Peternakan (FPP) UMM, Ganjar Adhywirawan Sutarjo, S.Pi., M.P., menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah manis dari konsistensi riset dan kolaborasi yang telah terjalin selama tiga hingga empat tahun terakhir.

“Ini adalah hilirisasi dari hasil riset, kemudian implementasi dari program pengabdian. Bapak Ibu Dosen tentu berkarya, kemudian untuk mendukung itu salah satunya adalah dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat, yang aksi nyatanya adalah dengan penanaman mangrove,” ungkap Ganjar.

Ia juga menambahkan bahwa apresiasi serupa turut diberikan kepada periset FPP UMM lainnya, yakni Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP., atas inovasi pewarna alami yang dikembangkannya. Terkait keterlibatan generasi muda, Ganjar menyebutkan bahwa antusiasme mahasiswa sangat luar biasa dan berdampak positif bagi pembentukan karakter peduli lingkungan.

Baca juga: PDI Perjuangan Perkuat Ketahanan Pesisir Malang Selatan Lewat Restorasi Mangrove dan Ekonomi Kerakyatan

Baca juga: Mahasiswa UMM Raih Medali Perunggu di Malaysia Berkat Inovasi AI untuk Mangrove

Iklan

“Mahasiswa sangat aktif sekali dan sangat senang. Terbangun empati untuk menjaga sekaligus melestarikan hutan mangrove. Merekalah yang kemudian mengajak adik-adiknya di SMA dan SMK untuk terlibat dalam aktivitas pelestarian ini,” tambahnya.

Sinergi Lintas Disiplin dan Komitmen Solusi Nyata

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan akumulasi dari sinergi panjang lintas disiplin ilmu di lingkungan FPP, khususnya dari program studi Kehutanan dan Perikanan.

“Sebenarnya itu kerja panjang dari teman-teman FPP yang bersinergi untuk kemudian melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat merawat mangrove. Ini kerja yang sebenarnya sudah panjang. Karena ketika saya masuk sebagai wakil rektor pada 2024 pun, sebenarnya mereka sudah bergerak ke sana,” tegas Salis.

Lebih lanjut, Salis memaparkan bahwa keberadaan ekosistem mangrove memiliki peran krusial dari aspek ekologis maupun sosial. Selain mampu menahan abrasi pantai dan menjadi habitat alami perkembangbiakan ikan, hutan mangrove juga berfungsi sebagai produsen oksigen serta membuka potensi ekonomi kerakyatan melalui berbagai produk turunan kerajinan. Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa dedikasi pelestarian ini mencerminkan visi besar institusi.

“Ini juga menjadi wujud dari implementasi Excellent Solution Center, di mana UMM ini lebih dari sekadar knowledge provider, tapi kita menjadi problem solving institution, institusi yang menghadirkan solusi atas masalah-masalah sekitar kita, salah satunya mulai terancamnya keberadaan mangrove,” pungkasnya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.