MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ahsan Prawira Mukti, dipercaya memimpin Rembuk Pemuda Jawa Timur periode 2026–2031. Mantan Menteri Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DEMA UIN Malang tersebut dilantik sebagai Ketua Umum atau Koordinator Wilayah dalam Rembuk Nasional Pemuda III di The Tribrata Hotel, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Pelantikan pengurus pusat dan wilayah dari 29 perwakilan daerah se-Indonesia dilakukan Ketua Dewan Pembina DPP Rembuk Pemuda, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo. Acara tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus Ketua Dewan Penasihat Rembuk Pemuda Indonesia, Hasyim S. Djojohadikusumo.
Usai dilantik, Ahsan bersama delegasi Jawa Timur membawa agenda kebijakan bertajuk “Jembatan Keahlian Pemuda Jawa Timur untuk Pembangunan Wilayah”. Gagasan tersebut dituangkan dalam policy brief yang ditujukan kepada sejumlah pemangku kebijakan nasional, di antaranya Kementerian Pertanian, Danantara, dan KADIN.
Baca juga: Babinsa Kotalama Sosialisasi Rekrutmen TNI AD ke Pemuda
Baca juga: Sri Untari Ajak Pemuda Jatim Berdaulat Lewat Koperasi Multi Pihak
Dokumen tersebut memuat empat usulan strategis, yakni pembukaan jalur kepemilikan lahan bagi alumni Brigade Pangan melalui skema transmigrasi pangan, penguatan mobilitas tenaga kerja terampil antardaerah melalui AKAD 2.0, pelibatan lulusan SMK dan pemuda lokal dalam program magang industri, serta pembentukan laboratorium regulasi untuk mengawal kebijakan kepemudaan.
Ahsan menilai, potensi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan dan pemasok tenaga kerja nasional belum sepenuhnya diikuti oleh terbukanya akses ekonomi dan mobilitas kerja bagi generasi muda.
“Jawa Timur adalah lumbung pangan dan pemasok tenaga kerja terbesar nasional, tetapi pemuda kita kerap terbentur sempitnya lahan serta minimnya jalur mobilitas domestik. Melalui policy brief ‘Jembatan Keahlian’ ini, kami ingin memastikan bahwa negara membuka ruang nyata bagi pemuda untuk menjadi aktor utama, bukan sekadar objek pembangunan,” tegas Ahsan seusai pelantikan.
Dalam penyusunan dan pengawalan agenda tersebut, Ahsan bersama delegasi Jawa Timur mendapat dukungan H. Ma’ruf Mubarok, S.H. atau Gus Mamak, anggota DPR RI periode 2024–2029 yang juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasihat DPW Rembuk Pemuda Jawa Timur.

Empat usulan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan pemuda dalam sektor pangan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja berbasis kompetensi, memperkuat keterhubungan dunia pendidikan dengan industri, serta mendorong pengawasan terhadap implementasi kebijakan publik.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pengawalan regulasi kepemudaan, termasuk Rancangan Peraturan Daerah Kepemudaan Jawa Timur. Delegasi juga mengusulkan mekanisme pemantauan tenggat kebijakan sebagai bagian dari upaya memastikan komitmen pemerintah berjalan secara terukur.
Kepercayaan kepada Ahsan untuk memimpin Rembuk Pemuda Jawa Timur menempatkannya pada ruang pengabdian yang lebih luas, dari pengalaman organisasi mahasiswa menuju keterlibatan dalam perumusan gagasan dan pengawalan kebijakan publik di tingkat daerah.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.