MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan penelitian adaptasi Forms of Bullying Scale (FBS), sebuah instrumen pengukuran perilaku perundungan yang mencakup pengalaman sebagai korban (bullying victimization) maupun perilaku sebagai pelaku (bullying perpetration). Penelitian ini diketuai oleh Ibu Jati Fatmawiyati, M.Si dan dilakukan untuk mengadaptasi instrumen agar sesuai dengan konteks bahasa dan budaya Indonesia.
Adaptasi instrumen ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengukuran perundungan yang akurat dan kontekstual di lingkungan pendidikan. Instrumen yang dikembangkan dalam konteks budaya tertentu perlu melalui proses adaptasi yang sistematis agar makna setiap butir tetap terjaga dan dapat dipahami oleh populasi sasaran.
Proses adaptasi Forms of Bullying Scale dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu forward-backward translation, expert judgment, cognitive interview, dan pilot testing.
Tahap awal dilakukan melalui forward-backward translation, yakni penerjemahan instrumen dari bahasa sumber ke bahasa Indonesia, kemudian diterjemahkan kembali ke bahasa sumber untuk mengevaluasi kesesuaian makna. Selanjutnya, hasil terjemahan ditelaah melalui expert judgment yang melibatkan tiga panel ahli. Proses ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian isi, kejelasan bahasa, serta relevansi butir instrumen dengan konteks perundungan di Indonesia.
Untuk mengevaluasi keterpahaman instrumen dari perspektif siswa, penelitian ini melibatkan enam siswa SMP dalam tahap cognitive interview. Melalui tahapan ini, peneliti mengeksplorasi bagaimana siswa memahami dan memaknai setiap butir pernyataan, termasuk mengidentifikasi istilah atau kalimat yang berpotensi menimbulkan interpretasi berbeda.
Tahap selanjutnya adalah pilot testing yang melibatkan 420 siswa dari enam sekolah yang tersebar di tujuh kota/kabupaten. Pelibatan siswa dari berbagai wilayah tersebut memberikan cakupan data awal yang lebih luas untuk mengevaluasi karakteristik instrumen hasil adaptasi.
Penelitian adaptasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan instrumen pengukuran perundungan yang sesuai dengan konteks pendidikan Indonesia. Ketersediaan alat ukur yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam memahami bentuk, dinamika, serta pengalaman perundungan di lingkungan sekolah.
Lebih jauh, instrumen yang telah melalui proses adaptasi dan pengujian psikometrik dapat menjadi salah satu sumber dukungan bagi penelitian mengenai perundungan dan evaluasi program pencegahan berbasis bukti (evidence-based intervention). Pengukuran yang tepat merupakan fondasi penting dalam merancang intervensi yang efektif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
Melalui penelitian ini, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu psikologi, khususnya psikologi pendidikan, melalui penelitian yang relevan dengan tantangan di lingkungan sekolah.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.