Langsung ke konten
Kamis, 5 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Dalami Kitab Klasik, Mahasiswa PBA UIN Malang Raih Juara 2 Qiraatul Kutub OKAZ Fest 2026

Kemampuan membaca dan memahami kitab berbahasa Arab mengantarkan Muhammad Fatih Faza Abdillah, mahasiswa Program Studi Bahasa Arab (PBA) UIN Malang Raih Juara 2 Qiraatul Kutub OKAZ Fest 2026

Fatih Faza Abdillah

Fatih Faza Abdillah (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

TULUNGAGUNG | JATIMSATUNEWS.COM: Kemampuan membaca dan memahami kitab berbahasa Arab mengantarkan Muhammad Fatih Faza Abdillah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, meraih Juara 2 cabang Qiraatul Kutub dalam ajang OKAZ Fest 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh BSA UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung tersebut berlangsung pada Rabu (23/9/2026). Prestasi ini menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Arab tidak hanya berkaitan dengan keterampilan berbicara, tetapi juga kemampuan memahami teks dan menelusuri khazanah keilmuan Islam.

Dalam cabang Qiraatul Kutub, peserta dituntut mampu membaca teks berbahasa Arab secara tepat sekaligus memahami kandungan dan konteks keilmuannya. Kemampuan ini membutuhkan penguasaan kaidah bahasa, ketelitian membaca, serta pemahaman terhadap struktur dan makna teks.

Baca juga: Menguatkan Ekonomi Pendidikan: Langkah Nyata Dr. Hj. Anggita Erma Rini, Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, dalam Membina Koperasi Muslimat NU Tulungagung

Baca juga: Pelaku Usaha Tulungagung Didorong Perkuat Daya Saing Lewat Kolaborasi dan Mutu Produk

Capaian Muhammad Fatih menjadi kontribusi membanggakan bagi PBA FTIK UIN Malang. Keberhasilannya juga memperlihatkan pentingnya penguatan kompetensi membaca kitab sebagai bagian dari pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi.

Lebih dari sekadar keterampilan linguistik, kemampuan membaca kitab klasik membuka akses mahasiswa terhadap sumber-sumber primer keilmuan Islam. Melalui teks-teks tersebut, mahasiswa dapat menelusuri pemikiran para ulama dan memahami perkembangan tradisi intelektual Islam dalam berbagai disiplin ilmu.

Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa khazanah keilmuan Islam perlu terus dihidupkan melalui tradisi membaca, mengkaji, dan memahami karya-karya klasik. Ketekunan mahasiswa dalam mendalami literatur berbahasa Arab menjadi salah satu ikhtiar menjaga kesinambungan warisan intelektual Islam.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.