MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kemampuan menyampaikan gagasan secara fasih, terstruktur, dan meyakinkan mengantarkan Rahmania Ahsana Amala, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, meraih Juara 1 cabang Khitobah Bahasa Arab dalam ajang MATHLA 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember tersebut berlangsung pada 23–24 Oktober 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Arab tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan memahami teks atau percakapan, tetapi juga kecakapan menyampaikan pemikiran di hadapan publik.
Dalam cabang khitobah, peserta dituntut memadukan kemampuan berbahasa dengan keterampilan berpidato. Ketepatan pelafalan, pengaturan intonasi, ekspresi, serta penyampaian materi menjadi unsur penting untuk membangun pidato yang komunikatif dan mampu menarik perhatian audiens.
Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Arab Alumni PPG Melalui Penyusunan RRP Inovatif Abad 21
Baca juga: Mahasiswa PBA UIN Malang Juara 1 Debat Ilmiah Al-Qur’an, Rizal Raih Predikat Ahsanu Mutakallim
Persiapan juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi tersebut. Penyusunan materi, pendalaman isi pidato, dan latihan penyampaian diperlukan agar pesan dapat disampaikan secara sistematis dan meyakinkan di hadapan dewan juri maupun pendengar.
Capaian Rahmania sekaligus menambah prestasi mahasiswa PBA FTIK UIN Malang dalam kompetisi kebahasaan. Lebih dari sekadar penghargaan, kemenangan ini memperlihatkan ruang aktualisasi pembelajaran bahasa Arab melalui keterampilan komunikasi publik.
Khitobah menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keberanian berbicara, mengorganisasi gagasan, dan menyampaikan pesan secara efektif. Kompetensi tersebut penting tidak hanya dalam lingkungan akademik, tetapi juga dalam berbagai ruang komunikasi dan interaksi masyarakat.
Melalui prestasi ini, Rahmania menunjukkan bahwa bahasa Arab dapat menjadi medium untuk menyuarakan gagasan sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.