Langsung ke konten
Kamis, 5 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Mahasiswa PBA UIN Malang Juara 1 Debat Ilmiah Al-Qur’an, Rizal Raih Predikat Ahsanu Mutakallim

Prestasi tersebut menjadi capaian ganda bagi mahasiswa PBA FTIK UIN Malang. Selain memenangkan kompetisi debat secara berpasangan, Rizal mendapatkan predikat ahsanu mutakallim

Rizal Rafid Arriqoh dan Muhammad Izzuddin

Rizal Rafid Arriqoh dan Muhammad Izzuddin (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rizal Rafid Arriqoh dan Muhammad Izzuddin, meraih Juara 1 Musabaqah Debat Ilmiah Al-Qur’an dalam ajang Gebyar Brawijaya Qur’ani Nasional (GBQN) 2026 pada 27 September 2026. Dalam kompetisi tersebut, Rizal juga memperoleh predikat Ahsanu Mutakallim atas kemampuan komunikasinya dalam menyampaikan gagasan dan argumentasi.

Prestasi tersebut menjadi capaian ganda bagi mahasiswa PBA FTIK UIN Malang. Selain memenangkan kompetisi debat secara berpasangan, Rizal mendapatkan penghargaan individual yang menunjukkan keunggulannya dalam kemampuan berbicara dan mengomunikasikan gagasan di hadapan forum.

Musabaqah Debat Ilmiah Al-Qur’an merupakan kompetisi yang mempertemukan kemampuan berpikir kritis, penguasaan materi keislaman, dan kecakapan berargumentasi. Peserta dituntut tidak hanya memahami persoalan berdasarkan perspektif Al-Qur’an, tetapi juga mampu menyusun argumentasi secara sistematis, merespons pandangan lawan, serta mempertahankan pendapat dengan bahasa yang jelas dan meyakinkan.

Baca juga: Wisuda dan Pelepasan SD-SMP Bina Anak Sholeh Berlangsung Haru dan Meriah, Bukti Keberhasilan Pendidikan Berbasis Akhlak dan Al-Qur’an

Baca juga: Dua Mahasiswa PBA UIN Malang Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Arab GBA 2026

Keberhasilan Rizal dan Muhammad Izzuddin memperlihatkan bahwa kompetensi mahasiswa PBA tidak terbatas pada penguasaan bahasa Arab secara tekstual. Kemampuan berbahasa juga dapat menjadi sarana untuk mengartikulasikan pemikiran, membangun dialog keilmuan, dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pendekatan argumentatif.

Iklan

Selain menjadi kebanggaan bagi PBA FTIK UIN Malang, prestasi ini menunjukkan pentingnya kompetisi ilmiah sebagai ruang pengembangan kapasitas akademik mahasiswa. Melalui debat, mahasiswa dilatih menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, menghargai perbedaan pandangan, serta menjadikan pengetahuan sebagai landasan dalam berargumentasi.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat diaktualisasikan melalui tradisi berpikir kritis dan dialog yang beradab. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memahami pesan keagamaan, tetapi juga mengomunikasikannya secara ilmiah, argumentatif, dan bertanggung jawab.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.