TULUNGAGUNG | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Dr. Hj. Anggita Erma Rini, M.K.M. dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan ekonomi kerakyatan terus terwujud secara nyata. Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB ini merangkul Pusat Kajian Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) Lumbung Jagad untuk memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Regulasi dan Ekosistem Perkoperasian yang digelar di Hotel Azana Tulungagung.
Inisiatif strategis oleh Dr. Hj. Anggita Erma Rini ini menyasar puluhan Kepala PAUD dan TK Muslimat NU se-Kabupaten Tulungagung. Kehadiran beliau menjadi dorongan besar bagi para pengelola lembaga pendidikan anak usia dini untuk membentuk basis ekonomi kelompok yang mandiri, solid, dan berkelanjutan.
Sinergi Bersama Pemerintah Daerah dan Akademisi
Langkah visioner Dr. Hj. Anggita Erma Rini ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi dari berbagai pihak. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Tatik Widiastuti, S.Sos., M.Si., menilai pembinaan yang diinisiasi oleh Dr. Hj. Anggita sangat relevan dengan kebutuhan koperasi saat ini.
Dalam pemaparannya, Tatik menggarisbawahi pentingnya pembenahan tata kelola, peningkatan keahlian SDM, serta percepatan digitalisasi agar koperasi pendidikan tumbuh transparan, profesional, dan akuntabel.
Senada dengan hal tersebut, akademisi dari Universitas Tulungagung (UNITA), Dr. Udik Jatmiko, S.E., M.M., memaparkan strategi Integrasi Bisnis dalam Ekosistem Perkoperasian. Dr. Udik menegaskan bahwa mempertemukan potensi lembaga pendidikan dengan rantai pasok terpadu merupakan solusi tepat untuk memperkuat ekonomi warga.
“Dengan pengawalan dari Ibu Anggita di tingkat pusat, koperasi sekolah dapat berperan optimal sebagai pengumpul kebutuhan anggota, memperluas jangkauan pasar, dan membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif,” jelas Dr. Udik.
Kegiatan sosialisasi ini secara khusus menghimpun puluhan pimpinan lembaga pendidikan anak usia dini, yakni para Kepala PAUD dan TK Muslimat NU dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Kehadiran para pengelola pendidikan ini dinilai sangat strategis, mengingat lembaga PAUD/TK memiliki basis komunitas yang kuat, melibatkan guru, orang tua murid, hingga masyarakat sekitar yang potensial untuk dikembangkan menjadi wadah gerakan ekonomi gotong royong melalui koperasi.
Pengayom dan Pembina Kemandirian Muslimat NU
Dukungan penuh juga disampaikan oleh jajaran pimpinan ormas perempuan daerah, di antaranya Ketua PC Muslimat NU Tulungagung, Dra. Hj. Miftachurohmah, M.Ag., serta Ketua YPM NU Tulungagung, Dra. Hj. Durrotul Mahmubah. Mereka mengapresiasi Dr. Hj. Anggita Erma Rini sebagai sosok pemimpin yang konsisten hadir memberikan perhatian dan pembinaan langsung kepada warga nahdliyyin.
Lewat fasilitasi dan kepemimpinan Dr. Hj. Anggita Erma Rini, sosialisasi ini diharapkan memicu terbentuknya ekosistem koperasi yang tangguh di lingkungan Muslimat NU. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian beliau dalam membangun kemandirian finansial sekolah sekaligus memberikan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi para pendidik, orang tua siswa, dan masyarakat Tulungagung.
TULUNGAGUNG | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Dr. Hj. Anggita Erma Rini, M.K.M. dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan ekonomi kerakyatan terus terwujud secara nyata. Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB ini merangkul Pusat Kajian Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) Lumbung Jagad untuk memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Regulasi dan Ekosistem Perkoperasian yang digelar di Hotel Azana Tulungagung.
Inisiatif strategis oleh Dr. Hj. Anggita Erma Rini ini menyasar puluhan Kepala PAUD dan TK Muslimat NU se-Kabupaten Tulungagung. Kehadiran beliau menjadi dorongan besar bagi para pengelola lembaga pendidikan anak usia dini untuk membentuk basis ekonomi kelompok yang mandiri, solid, dan berkelanjutan.
Sinergi Bersama Pemerintah Daerah dan Akademisi
Langkah visioner Dr. Hj. Anggita Erma Rini ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi dari berbagai pihak. Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Tatik Widiastuti, S.Sos., M.Si., menilai pembinaan yang diinisiasi oleh Dr. Hj. Anggita sangat relevan dengan kebutuhan koperasi saat ini.
Dalam pemaparannya, Tatik menggarisbawahi pentingnya pembenahan tata kelola, peningkatan keahlian SDM, serta percepatan digitalisasi agar koperasi pendidikan tumbuh transparan, profesional, dan akuntabel.
Senada dengan hal tersebut, akademisi dari Universitas Tulungagung (UNITA), Dr. Udik Jatmiko, S.E., M.M., memaparkan strategi Integrasi Bisnis dalam Ekosistem Perkoperasian. Dr. Udik menegaskan bahwa mempertemukan potensi lembaga pendidikan dengan rantai pasok terpadu merupakan solusi tepat untuk memperkuat ekonomi warga.
“Dengan pengawalan dari Ibu Anggita di tingkat pusat, koperasi sekolah dapat berperan optimal sebagai pengumpul kebutuhan anggota, memperluas jangkauan pasar, dan membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif,” jelas Dr. Udik.
Kegiatan sosialisasi ini secara khusus menghimpun puluhan pimpinan lembaga pendidikan anak usia dini, yakni para Kepala PAUD dan TK Muslimat NU dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Kehadiran para pengelola pendidikan ini dinilai sangat strategis, mengingat lembaga PAUD/TK memiliki basis komunitas yang kuat, melibatkan guru, orang tua murid, hingga masyarakat sekitar yang potensial untuk dikembangkan menjadi wadah gerakan ekonomi gotong royong melalui koperasi.
Pengayom dan Pembina Kemandirian Muslimat NU
Dukungan penuh juga disampaikan oleh jajaran pimpinan ormas perempuan daerah, di antaranya Ketua PC Muslimat NU Tulungagung, Dra. Hj. Miftachurohmah, M.Ag., serta Ketua YPM NU Tulungagung, Dra. Hj. Durrotul Mahmubah. Mereka mengapresiasi Dr. Hj. Anggita Erma Rini sebagai sosok pemimpin yang konsisten hadir memberikan perhatian dan pembinaan langsung kepada warga nahdliyyin.
Lewat fasilitasi dan kepemimpinan Dr. Hj. Anggita Erma Rini, sosialisasi ini diharapkan memicu terbentuknya ekosistem koperasi yang tangguh di lingkungan Muslimat NU. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian beliau dalam membangun kemandirian finansial sekolah sekaligus memberikan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi para pendidik, orang tua siswa, dan masyarakat Tulungagung.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.