Langsung ke konten
Selasa, 3 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Nasional

NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi Gandeng BAZNAS Kolaborasi Program Zakat Produktif Gerobak UMKM

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM – NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi terus bergerak nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Sukses meluncurkan program pemberdayaan umat berbasis zakat produktif berupa bantuan Gerobak UMKM, NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi kini melangkah lebih jauh dengan membangun aliansi strategis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi.Langkah kolaboratif ini diawali melalui kunjungan audiensi resmi pengurus NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi ke Kantor BAZNAS Ngawi hari ini, Senin (2/11/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi Kyai Hasim, Bendahara Munir Wahono, Direktur Manajemen Eksekutif Misran, dan Wakil Ketua NU-CARE LAZISNU PCNU Ngawi Ahmad Fadlan.

Pertemuan ini bertujuan menyinergikan potensi kedua lembaga utama pengelola zakat di Ngawi tersebut, agar dampak pemberdayaan ekonomi mustahik menjadi lebih masif dan berkelanjutan.

Kolaborasi Isi Gerobak UMKM: BAZNAS Berikan Komitmen AwalDalam skema kerja sama yang ditawarkan, NU-Care LAZISNU menyediakan fasilitas fisik berupa Gerobak UMKM yang representatif untuk para pelaku usaha kecil.

Sementara itu, BAZNAS Ngawi diajak berkolaborasi untuk mengisi modal kerja awal atau produk dagangan di dalam gerobak tersebut.Gayung bersambut, pihak BAZNAS Ngawi menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan ketertarikannya dengan menawarkan dukungan awal senilai Rp1.000.000 (satu juta rupiah) per gerobak sebagai stimulan modal usaha bagi mustahik penerima manfaat.

Iklan

Ketua NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi, Kyai Hasim, menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga amil zakat ini adalah kunci utama untuk mempercepat kebangkitan ekonomi umat di Ngawi. Beliau berharap kemitraan ini tidak berhenti di angka minimal, melainkan terus berkembang seiring dengan penambahan jumlah armada gerobak.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan dukungan awal yang ditawarkan oleh BAZNAS Ngawi. Namun, ikhtiar pemberdayaan ini tentu tidak bisa berjalan setengah-setengah. Kami berharap BAZNAS Ngawi berkenan memperkuat aliansi ini, tidak hanya mengisi yang ada, tetapi juga menambah intervensi modalnya agar para pelaku usaha mikro benar-benar tangguh dan mandiri secara finansial. Jika sinergi LAZISNU dan BAZNAS ini solid, kita bisa melahirkan lebih banyak muzakki baru dari para pelaku UMKM ini,” ujar Kyai Hasim optimis.

Target 5 Gerobak Spesial Hari Santri Nasional hingga Akhir Tahun 2026Direktur Manajemen Eksekutif NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi, Misran, menambahkan bahwa momentum ini sangat krusial karena bertepatan dengan syiar Hari Santri Nasional (HSN).

Hingga akhir tahun 2026 ini, LAZISNU menargetkan sebanyak 5 Gerobak UMKM siap disebar ke berbagai wilayah titik produktif di Ngawi.

“Saat ini sudah ada beberapa unit yang siap, salah satunya dialokasikan untuk NU-Care Sidolaju di bawah naungan MWCNU Widodaren yang dalam waktu dekat akan segera diresmikan. Momentum akhir tahun dan HSN ini adalah waktu terbaik bagi kita semua untuk melipatgandakan dampak kemanfaatan zakat produktif,” jelas Misran didampingi Bendahara LAZISNU Ngawi, Munir.

Dengan adanya komitmen awal dari BAZNAS Ngawi, NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi berharap aliansi ini dapat terus ditingkatkan ke skala yang lebih besar. Langkah bersama ini diharapkan menjadi percontohan ideal bagaimana lembaga pengelola zakat pemerintah dan berbasis masyarakat dapat melebur ego sektoral demi satu tujuan: menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan di bumi Ngawi. (Qony)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.