Langsung ke konten
Selasa, 3 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Festival Santri IV LP Ma’arif NU Kota Pasuruan, Padukan Kreativitas Daur Ulang, Pantun, dan Lalaran Aqidatul Awam

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (PC LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kota Pasuruan menggelar Festival Santri IV dengan menghadirkan berbagai perlombaan edukatif dan kreatif. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) tersebut menjadi wadah bagi pelajar dan santri untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap tradisi keilmuan pesantren.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari di kawasan Tourism Information Center (TIC) Kota Pasuruan. Perlombaan diawali dengan fashion muslimah berbahan dasar daur ulang yang diikuti peserta dari jenjang TK/RA se-Kota Pasuruan. Selanjutnya, setelah salat Magrib, kegiatan dilanjutkan dengan lomba pantun santri.

Memasuki sekitar pukul 20.00 WIB, suasana festival semakin semarak dengan lomba lalaran nadham Aqidatul Awam. Dalam perlombaan tersebut, para peserta melantunkan syair-syair dari kitab Aqidatul Awam dengan kreasi lagu yang diiringi alat musik berbahan tradisional. Perpaduan tradisi pesantren dengan kreativitas seni tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan Festival Santri IV.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris PCNU Kota Pasuruan, Ahmad Mudhofir Tri Wahyudi, serta Ketua PC LP Ma’arif NU Kota Pasuruan, Gus Ali Usman, bersama jajaran pengurus dan panitia penyelenggara.

Dalam keterangannya, Sekretaris PCNU Kota Pasuruan, Ahmad Mudhofir Tri Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Santri IV yang dinilai mampu menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda sekaligus memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya Kota Pasuruan.

Menurutnya, pemilihan kawasan TIC sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain menjadi tempat untuk mengekspresikan bakat dan minat generasi muda, lokasi tersebut juga berdekatan dengan sejumlah destinasi wisata, seperti Alun-alun Kota Pasuruan, Payung Madinah, serta kawasan wisata religi makam KH. Abdul Hamid atau Mbah Hamid.

“Melalui kegiatan ini, kita juga ingin mempublikasikan potensi wisata yang ada di Kota Pasuruan. Ketika anak-anak datang bersama orang tuanya, mereka juga bisa mengenal berbagai destinasi wisata dan wisata religi yang berada di sekitarnya,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dalam lomba fashion muslimah berbahan daur ulang. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menampilkan kreativitas dalam berbusana, tetapi juga mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas menjadi karya yang bernilai.

Sementara itu, lomba pantun santri dinilai menjadi sarana untuk memperkaya khazanah budaya sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap identitas santri. Melalui pantun, peserta diajak menyampaikan pesan-pesan positif tentang akhlak, keilmuan, dan kehidupan santri.

“Menjadi santri adalah sebuah kebanggaan. Santri harus dekat dengan rida Ilahi, memiliki perilaku santun, serta menjadikan tuntunan ajaran Baginda Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan,” tuturnya.

Terkait lomba lalaran nadham Aqidatul Awam, ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi keilmuan pesantren agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kreativitas dalam mengaransemen lagu dan memadukannya dengan alat musik tradisional menjadi inovasi menarik tanpa meninggalkan substansi pembelajaran kitab kuning.

Iklan

Ia berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berbudaya, kreatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

Para Juara Festival Santri IV

Selain menjadi ajang unjuk kreativitas dan kemampuan, Festival Santri IV PC LP Ma’arif NU Kota Pasuruan juga menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori perlombaan.

Berdasarkan hasil perlombaan yang diumumkan panitia, berikut daftar para pemenang:

1. Lomba Adzan

– Juara 1: Nabil Harun (TK Darul Ulum).
– Juara 2: Khavindra Akhmad Zulfian (TK Putra Cendekia).
– Juara 3: Rafa Abdullah (RA Roudlotus Salafiyah).

2. Lomba Vlog Pelajar

– Juara 1: MTs Nurul Islam.
– Juara 2: SMP Az Zahra.
– Juara 3: SMP Islam.

3. Lomba Cerpen Santri

– Juara 1: Ponpes Nurul Islam.
– Juara 2: MTs Nurul Islam.
– Juara 3: SMP Islam.

4. Lomba Pantun Santri

– Juara 1: Madin Nurul Islam Randusari.
– Juara 2: MI Darul Ulum Mancilan.
– Juara 3: MI Nurul Islam.

5. Lomba Fashion Muslimah Daur Ulang

– Juara 1: TK Ikhlas.
– Juara 2: TK Hidayatullah.
– Juara 3: TK Putra Cendekia.
– Harapan 1: RA Darul Ulum Blandongan.
– Harapan 2: RA Nurul Hidayah Karangketug.
– Harapan 3: TK Ar Rohman.

6. Lomba Lalaran Aqidatul Awam

– Juara 1: MI Roudlotus Salamah.
– Juara 2: MI Nurul Islam.
– Juara 3: MI Nahdlatul Ulama
– Harapan 1: Madin Masalikhus Sholach.
– Harapan 2: MI Miftahul Ulum Tembokrejo.
– Harapan 3: MIN 2 Kota Pasuruan

Iklan

Penyerahan trofi bagi para pemenang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026 bertempat di Aula PCNU Kota Pasuruan.

Melalui Festival Santri IV ini, PC LP Ma’arif NU Kota Pasuruan berharap peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang menyenangkan, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ilmu pengetahuan, budaya, lingkungan, dan tradisi pesantren.

Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga malam tersebut berjalan lancar dan tertib dengan dukungan panitia serta antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir. (Amin)

Foto profil Miftachul Amin
Miftachul Amin

Saya adalah pejuang informasi Siap menyampaikan berita fakta tanpa dusta. Siap mempublikasikan kegiatan anda hub. 085781800824

Lihat semua artikel oleh Miftachul Amin

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.