JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM – Jagat media sosial dan lingkungan kepolisian dihebohkan dengan kabar dugaan pengamanan sejumlah perwira tinggi Polri. Informasi yang beredar menyebut beberapa jenderal berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) diamankan personel Brimob dan dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.Tak hanya itu, nama mantan Kapolri Jenderal (Purn) Listyo Sigit Prabowo juga ikut terseret dalam pusaran isu yang berkembang.
Kabar tersebut semakin menjadi perhatian setelah muncul dugaan keterkaitan dengan penyadapan serta dugaan penunggangan aksi demonstrasi. Namun, hingga kini belum ada bukti maupun keterangan resmi yang memastikan dugaan tersebut.
Sejumlah nama perwira turut disebut dalam informasi yang beredar, di antaranya:
1. Irjen Pol. Ahrie Sonta, disebut menjabat Kadivkum Mabes Polri.2. Irjen Pol. Eko Hadi Santoso, disebut sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.3. Kombes Pol. Ferly Hediyat.
Nama-nama tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Mabes Polri.Saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (3/11/2026), Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir belum memberikan penjelasan secara gamblang. Ia hanya menyampaikan bahwa informasi tersebut akan dijelaskan pada waktunya.
“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya,” ujarnya.
Respons tersebut justru semakin memancing perhatian publik. Pasalnya, belum ada penjelasan terbuka mengenai siapa saja yang diamankan, apa perkara yang sedang ditangani, serta apakah benar terdapat pemeriksaan internal terhadap sejumlah perwira tinggi Polri.
Munculnya isu yang menyeret nama sejumlah jenderal hingga mantan Kapolri tentu bukan persoalan kecil. Terlebih, kabar tersebut dikaitkan dengan dugaan penyadapan dan dinamika aksi demonstrasi.Publik kini menunggu penjelasan resmi Mabes Polri untuk menjawab sejumlah pertanyaan mendasar: apakah benar terjadi pengamanan terhadap sejumlah perwira, siapa saja yang diperiksa, dan apa dugaan pelanggaran yang menjadi dasar pemeriksaan?
Hingga berita ini diterbitkan, kebenaran kabar penangkapan maupun dugaan penyadapan tersebut belum terkonfirmasi secara resmi. Fc/Red


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.