Langsung ke konten
Kamis, 24 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Bukan Sekadar Imbauan, Serda Arifin Pilih Dengarkan Curhat Warga Binaan di Balearjosari

Bagi Babinsa Kelurahan Balearjosari, Serda Arifin, merawat keakraban justru paling efektif dibangun lewat duduk bersama tanpa jarak sambil mendengarkan keluh

Duduk Bareng Tanpa Sekat, Babinsa Balearjosari Serda Arifin Dengarkan Cerita Warga Binaan

Duduk Bareng Tanpa Sekat, Babinsa Balearjosari Serda Arifin Dengarkan Cerita Warga Binaan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat tak selalu melulu bersinggungan dengan persoalan formil maupun penanganan masalah keamanan. Bagi Babinsa Kelurahan Balearjosari, Serda Arifin, merawat keakraban justru paling efektif dibangun lewat duduk bersama tanpa jarak sambil mendengarkan keluh kesah dan cerita keseharian warganya.

Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) santai tersebut rutin ia laksanakan di sela-sela rutinitas kedinasannya, termasuk saat berbincang santai di sebuah bale bambu sederhana bersama para sesepuh dan warga binaan pada Kamis (24/9/2026).

Serda Arifin mengungkapkan bahwa dirinya memang sengaja memilih pola pendekatan yang humanis dan bersahabat. Ia tidak menghendaki adanya dinding pemisah antara aparat TNI dengan masyarakat sekitar tempatnya bertugas.

Baca juga: Film ‘Rindu’ Alumni Komunikasi UNITRI Sabet Juara 2 Festival Film Santri Nasional 2026

Baca juga: Dekat, Babinsa Klojen Sertu Gunawan Berbaur dan Dengarkan Aspirasi Warga

“Bagi saya pribadi, Komsos itu bukan melulu soal menyampaikan arahan atau memberikan imbauan satu arah. Hal yang jauh lebih esensial adalah kerelaan kita untuk mau mendengar apa yang dirasakan warga. Sering kali dari obrolan ringan dan santai seperti inilah kita justru bisa memahami dinamika lingkungan secara utuh,” tutur Serda Arifin.

Iklan

Ia menambahkan bahwa hakikat tugas seorang Babinsa sejatinya adalah melebur menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat itu sendiri. Menurutnya, rasa aman, saling percaya, dan kedekatan emosional tidak bisa hadir secara instan melalui forum-forum kaku, melainkan tumbuh lewat sapaan hangat, senyuman tulus, serta obrolan lepas di teras maupun sudut kampung.

Tak hanya mendengarkan aspirasi warga, Serda Arifin turut menitipkan pesan agar warga senantiasa menjaga kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan.

Ia menegaskan bahwa stabilitas ketertiban dan kenyamanan lingkungan bukan semata-mata bertumpu pada pundak aparat keamanan, melainkan menuntut andil aktif serta keguyub-rukunan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kebiasaan sederhana menyapa dan mendengar tersebut, rasa saling percaya antara TNI dan rakyat di wilayah Balearjosari kian terjalin erat dalam bingkai kekeluargaan yang nyata.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.