MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif dan aman tidak hanya bisa dilakukan melalui pos-pos pengamanan, melainkan harus dimulai dari kedekatan emosional dengan masyarakat. Prinsip inilah yang terus dipegang teguh oleh Serka Arief selaku Babinsa Kelurahan Oro-Oro Dowo dari Koramil 0833-01/Klojen, yang terlihat aktif turun langsung menjalin komunikasi sosial (komsos) bersama warga sembari memantau perkembangan situasi di wilayah binaannya pada Kamis (15/10).
Perkuat Komunikasi Langsung untuk Serap Aspirasi Warga
Melalui interaksi yang terjalin secara cair dan santai, Serka Arief berupaya mendengarkan berbagai aspirasi serta mengetahui kondisi lingkungan secara riil. Pendekatan dialogis tersebut dinilai sangat efektif untuk menumbuhkan kepedulian bersama di tengah warga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang mungkin timbul.
Menurut Serka Arief, komunikasi yang rutin dan terbangun dengan baik merupakan kunci utama untuk memperkuat rasa saling percaya serta mengeratkan kerja sama antara aparat TNI dan masyarakat.
“Dengan dekat bersama warga, kami bisa mengetahui perkembangan wilayah secara langsung. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling peduli, menjaga lingkungan, dan segera berkoordinasi apabila ada persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ujar Serka Arief di hadapan warga.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kunci Keharmonisan Lingkungan
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menciptakan keamanan dan keharmonisan lingkungan bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada aparat keamanan semata. Peran aktif serta kesadaran seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi yang tidak kalah penting.
Melalui kegiatan komsos yang konsisten dan berkelanjutan ini, Babinsa Oro-Oro Dowo berkomitmen untuk terus merawat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Langkah tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi warga agar senantiasa bahu-membahu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang aman, nyaman, serta harmonis. (Ans)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.