Pemkab Pasuruan Melalui Dinas SDA, Bina Marga & Bina Kontruksi , Normalisasi Saluran Air Bandong Sepanjang 1 km dengan Alat Berat
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM : Untuk memenuhi kebutuhan air irigasi pertanian ratusan masyarakat petani di wilayah Desa Mojoparon Kecamatan Rembang dan sekitarnya , Pemkab Pasuruan melalui Dinas Sumberdaya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi melakukan normalisasi saluran air hulu primer badong sampai daluransekunder balongbendo Kecamatan Rembang dengan Panjang sekitar 1 km menggunakan alat berat.Langkah ini di lakukan sebagai bentuk respon cepat dari Bupati Pasuruan keluhan para petani yang kesulitan air irigasi pertanian seluas 194 Ha untuk menggarap sawah,anggaran bersumber dari anggaran rutin“kegiatan tersebut sudah berjalan hampir 1 bulan, penanganan meliputi pengerugan sadimen lumpur di saluran irigasi dan perbaikan tanggul yang jebol agar air tidak terbuang “jelas Alif JUnaedi staf Bidang SDA Dinas Sumberdaya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi pada Kamis(15/10/26).
Agar penanganan bisa lebih maksimal , Dinas menerjunkan alat berat ukuran mediaum ke lokasi, proses pengerukan endapan dan pembersihan saluran diharapkan dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga aliran air di sepanjangBerdasarkan informasi dari lapangan, saluran air di wilayah tersebut mengalami penyumbatan aliran akibat adanya endapan material serta kendala teknis pada struktur di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan fungsi aliran air menjadi terganggu.
Dino Mauludin, operator alat berat yang di konfirmasi terpisah ia menjelaskan pengerjaan sudah berjalan sekitar 1 bulan, secara umum kendala tehnis pengerjaan tidak ada kendala, banyak air irigasi yang bocor melalui rongga pasangan batu yang harus di tangani secara permanen“ selain normalisasi kita juga juga melakukan pebaikan tanggul yang jebol agar air tidak terbuang “jelasnya. (Arie)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.