Langsung ke konten
Jumat, 28 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Malang Raya

KKN 122 UMM Perkuat Pendidikan dan Sosial Desa Ampelgading lewat Program Kreatif

KKN 122 UMM mendampingi pendidikan siswa Desa Ampelgading

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – KKN 122 UMM turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, melalui berbagai kegiatan selama Agustus 2026.

Kelompok 122 KKN Berdampak 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan sejumlah program yang menyasar sektor pendidikan, pembentukan karakter siswa, kegiatan keagamaan, hingga pengembangan potensi desa.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pendampingan siswa SDN 4 Ampelgading dalam Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dan Pesta Siaga, sosialisasi anti-bullying, bantuan pengajaran di TPQ An-Najah, serta revitalisasi papan nama Desa Wisata Ampelgading.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat selama menjalankan kegiatan KKN di Desa Ampelgading.

Klik: Universitas Muhammadiyah Malang

KKN 122 UMM Dampingi Siswa SDN 4 Ampelgading

Salah satu kegiatan KKN 122 UMM dilakukan melalui pendampingan siswa SDN 4 Ampelgading dalam persiapan LKBB dan Pesta Siaga.

Mahasiswa memberikan latihan yang berfokus pada kedisiplinan, kekompakan, koordinasi, dan kepercayaan diri siswa. Pendampingan dilakukan melalui proses latihan secara bertahap agar siswa mampu memahami gerakan serta menjalankan instruksi dengan baik.

Hasil pendampingan tersebut turut memberikan hasil positif. Grup putri SDN 4 Ampelgading berhasil meraih Juara 3 LKBB.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu hasil dari proses latihan yang dilakukan bersama mahasiswa. Selain berorientasi pada perlombaan, kegiatan LKBB juga dimanfaatkan sebagai sarana membentuk karakter siswa melalui pembiasaan disiplin dan kerja sama.

Kehadiran mahasiswa KKN mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Ibu Neni, salah satu guru SDN 4 Ampelgading, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa selama berada di sekolah.

“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN 122 di sekolah. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan untuk Desa Ampelgading, khususnya SDN 4 Ampelgading,” ujarnya.

Sosialisasi Anti-Bullying untuk Bentuk Lingkungan Sekolah Aman

Selain pendampingan kegiatan siswa, KKN 122 UMM juga mengadakan sosialisasi mengenai anti-bullying di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut diberikan secara interaktif untuk membantu siswa memahami bentuk-bentuk bullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai dengan teman.

Pendekatan interaktif digunakan agar siswa dapat lebih mudah memahami materi dan berani terlibat dalam pembahasan. Sosialisasi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap siswa dapat mengenali perilaku bullying dan memahami pentingnya menjaga sikap dalam berinteraksi dengan teman maupun lingkungan sekolah.

Baca: Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN UMM Ajarkan Terapi ‘Butterfly Hug’ di SD Kediri

KKN 122 UMM Bantu Pembelajaran di TPQ An-Najah

Kontribusi di bidang pendidikan juga dilakukan mahasiswa melalui kegiatan pendampingan pembelajaran di TPQ An-Najah.

Mahasiswa membantu proses pengajaran dengan menggunakan metode yang menyenangkan dan interaktif. Pendekatan tersebut dilakukan agar kegiatan belajar dapat berlangsung lebih menarik dan membuat peserta didik lebih aktif mengikuti pembelajaran.

Kehadiran mahasiswa di TPQ menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan pendidikan yang dilaksanakan selama KKN. Mahasiswa tidak hanya berfokus pada lingkungan sekolah formal, tetapi juga turut mendukung kegiatan pendidikan masyarakat di lingkungan desa.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar tambahan bagi peserta didik sekaligus membantu proses pembelajaran yang berlangsung di TPQ An-Najah.

Revitalisasi Papan Nama Desa Wisata Ampelgading

Selain sektor pendidikan, KKN 122 UMM turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan potensi Desa Ampelgading melalui revitalisasi papan nama Desa Wisata Ampelgading.

Revitalisasi dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa terhadap identitas dan potensi wisata desa. Papan nama tersebut juga menjadi salah satu bentuk kenang-kenangan dari Kelompok 122 selama menjalankan program KKN.

Bu Sum menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih atas kerja keras mahasiswa KKN UMM yang sudah membantu merevitalisasi papan nama Desa Wisata Ampelgading. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi desa,” ujarnya.

Revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung keberadaan identitas Desa Wisata Ampelgading sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

KKN 122 UMM Dorong Pendidikan dan Potensi Desa

Berbagai kegiatan yang dilakukan Kelompok 122 KKN Berdampak 2026 UMM menunjukkan fokus mahasiswa dalam memberikan kontribusi pada sejumlah aspek kehidupan masyarakat Desa Ampelgading.

Mulai dari pendampingan siswa, penguatan pemahaman mengenai anti-bullying, bantuan pembelajaran di TPQ, hingga revitalisasi fasilitas pendukung desa, seluruh kegiatan diarahkan agar dapat memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kelompok 122 berharap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi Desa Ampelgading.

Mahasiswa juga berharap pengalaman dan keterampilan yang diberikan selama program KKN dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.

Melalui berbagai program tersebut, KKN 122 UMM berupaya meninggalkan kontribusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat Desa Ampelgading.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.