Langsung ke konten
Sabtu, 31 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Luluskan 937 Mahasiswa, Direktur Polinema Ingatkan Tantangan Dunia Kerja di Era AI

Malang | JATIMSATUNEWS.COM: Politeknik Negeri Malang (Polinema) meluluskan 937 mahasiswa dalam Wisuda ke-75 Tahun 2026 yang digelar Sabtu (31/10/2026).

Wisuda ke-75 Tahun 2026 yang digelar Sabtu (31/10/2026)

Wisuda ke-75 Tahun 2026 yang digelar Sabtu (31/10/2026) (Foto: Humas Polinema)

Malang | JATIMSATUNEWS.COM: Politeknik Negeri Malang (Polinema) meluluskan 937 mahasiswa dalam Wisuda ke-75 Tahun 2026 yang digelar Sabtu (31/10/2026). Di tengah bertambahnya jumlah lulusan, Direktur Polinema Supriyatna Adisuwignjo mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan dunia kerja, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Sebanyak 937 wisudawan tersebut berasal dari 27 program studi, baik di kampus utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kediri. Dengan tambahan lulusan tersebut, Polinema telah melantik 2.404 wisudawan sepanjang 2026.

Dalam sambutannya, Supriyatna menegaskan bahwa tantangan lulusan perguruan tinggi saat ini bukan hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan kebutuhan industri.

Baca juga: Kasih Pakan Lele Kini Bisa Otomatis, Tim PkM Polinema Latih Peternak Putukrejo Pakai Auto Feeder

Baca juga: Antisipasi Listrik Padam, Polinema Serahkan Genset dan Latih Pengelola Wisata Sumber Sira Gondanglegi

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek dunia kerja, mulai dari jenis pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan, hingga pola hubungan antara pekerja dan perusahaan.

Ia mengutip laporan Deloitte Global Human Capital Trends 2026 yang mencatat perubahan terbesar terjadi pada pekerjaan itu sendiri sebesar 49 persen. Sementara perubahan keterampilan yang dibutuhkan mencapai 39 persen, penggunaan AI dalam pekerjaan 37 persen, dan otomatisasi teknologi sebesar 34 persen.

Perubahan tersebut, lanjutnya, menuntut lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi. Sejumlah pekerjaan rutin berpotensi tergantikan oleh otomatisasi, sementara kebutuhan tenaga profesional di bidang analisis data, keamanan siber, pengembangan AI, dan teknologi digital terus berkembang.

“Perubahan dunia kerja memang tidak terelakkan. Namun, yang membedakan seseorang yang sukses dengan yang tertinggal adalah kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan,” tegas Supriyatna.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Polinema terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pembaruan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, penguatan pembelajaran praktik dan magang, serta digitalisasi pembelajaran.

Iklan

Keterlibatan dunia usaha dan dunia industri juga diperluas, mulai dari penyusunan kurikulum, pelibatan dosen praktisi, pembimbingan magang, hingga penyelesaian tugas akhir mahasiswa.

Selain itu, penerapan Outcome Based Education (OBE) diarahkan untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan profil profesional dan kebutuhan dunia kerja.

Supriyatna juga mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyandang gelar pendidikan. Penguasaan keterampilan teknis atau hard skill perlu diimbangi kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, kepemimpinan, serta karakter yang tangguh.

“Jadilah pembelajar sepanjang hayat. Terus perbarui pengetahuan dan keterampilan, terbuka terhadap teknologi baru, serta mampu beradaptasi dengan perubahan,” pesannya.

Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Polinema juga mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Dua hari sebelum pelaksanaan wisuda, kampus tersebut meraih Juara I kategori Perguruan Tinggi Negeri dalam ajang Mandaya Award 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI.

Penghargaan itu diberikan atas kontribusi Polinema dalam mewujudkan kampus berdampak melalui program pemberdayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Supriyatna menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Polinema. Ia berharap para lulusan tidak hanya sukses dalam karier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. (Ans)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.