Langsung ke konten
Sabtu, 31 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Perjalanan Alumni Statistika UB: Mengubah Data Menjadi Keputusan, Inovasi, dan Dampak Nyata bagi Masyarakat

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dalam gelaran acara Ngopi Sam • Alumni Talk dengan tema "Data, Inovasi, dan Dampak Nyata", Prof.

Prof. Dr. Ani Budi Astuti, M.Si., Akademisi dan dosen Departemen Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB)

Prof. Dr. Ani Budi Astuti, M.Si., Akademisi dan dosen Departemen Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) (Foto: Dokpri Anis Hidayatie)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dalam gelaran acara Ngopi Sam • Alumni Talk dengan tema “Data, Inovasi, dan Dampak Nyata”, Prof. Dr. Ani Budi Astuti, M.Si., seorang akademisi dan dosen Departemen Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) yang juga merupakan alumni angkatan 1991, memaparkan pentingnya peran statistika dalam menerjemahkan kompleksitas data menjadi sebuah aksi nyata bagi masyarakat.

Mengawali paparannya, ditekankan bahwa data yang ada di sekitar kita harus mampu diubah menjadi sebuah insight (wawasan) hingga akhirnya menjadi keputusan atau aksi. “Statistika bukan hanya menghitung, melainkan membantu kita mengambil keputusan yang lebih masuk akal berdasarkan ketidakpastian,” ujar Ani dalam materinya.

Perjalanan Karier dan Evolusi RisetKarier akademik Ani Budi Astuti membentang selama puluhan tahun, dimulai dari kelulusannya sebagai sarjana Statistika UB pada tahun 1991, melanjutkan pengabdian sebagai dosen sejak tahun 1992, hingga memperdalam ilmu melalui S2 Statistika Terapan IPB (1997) dan S3 Statistika ITS (2017). Ia menggarisbawahi bahwa karier bukanlah sebuah garis lurus, melainkan rangkaian pembelajaran dan keberanian untuk mencoba.

Baca juga: 65 Tahun UIN Maliki Malang: Berkarya dengan Hati, Berinovasi untuk Negeri, Menginspirasi Menuju Ridha Ilahi

Baca juga: Kolaborasi Polinema dan Industri Hasilkan Inovasi Sistem Daur Ulang Plastik Terintegrasi

Iklan

Fokus riset yang dikembangkannya pun terus beradaptasi dari metode dasar (korelasi dan regresi) menuju pemodelan kompleks seperti Bayesian, spasial, panel, hingga pemanfaatan Machine Learning dan Neural Network untuk menghasilkan prediksi serta dasbor sistem desa yang aplikatif.

Solusi Lintas Sektor: Kesehatan, Iklim, hingga EkonomiRiset yang dilakukan selalu berpijak dari masalah nyata di lapangan, bukan sekadar mengikuti tren metode populer. Beberapa sektor utama yang menjadi fokus meliputi:· Kesehatan: Pemodelan risiko penyakit seperti Diabetes Melitus (menggunakan Bayesian mixture model di Kota Malang) dan pemetaan stunting (menggunakan model spasial-multilevel di Nusa Tenggara Timur) guna membantu pemerintah menyusun prioritas intervensi.· Iklim dan Lingkungan: Memadukan pemodelan spasial-temporal Bayesian untuk memprediksi risiko banjir serta pola curah hujan bulanan, yang berfungsi sebagai sistem peringatan dini dan alokasi sumber daya bagi wilayah rawan.· Ekonomi: Mengkaji inflasi antarprovinsi, volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan Bayesian IGARCH, hingga analisis jalur Bayesian (Bayesian SEM) untuk melihat pengaruh literasi keuangan terhadap kesejahteraan finansial masyarakat.

Dari Kampus Menuju Desa dan Kewirausahaan

Tidak hanya berhenti pada publikasi artikel ilmiah dan penulisan buku referensi—seperti buku mengenai analisis Bayesian, data kategorik, hingga pembangunan ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI)—pengabdian ini juga diwujudkan secara langsung ke tengah masyarakat melalui program literasi data, layanan digital desa (E-ProDeskel, SICAD, Smart Village), serta pendampingan UMKM.

Dalam konteks kewirausahaan dan inovasi mahasiswa, ditekankan pula pentingnya memahami masalah pengguna (problem-first) sebelum menciptakan sebuah solusi atau prototipe bisnis. Selain itu, para peneliti dan pelaku inovasi diingatkan untuk selalu menjaga kualitas data, keadilan model (bebas dari bias), serta privasi agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Acara ditutup dengan pesan inspiratif bahwa data yang baik memang membuka banyak kemungkinan, namun manusia yang peduli, berani mencoba, dan tekun menindaklanjuti data tersebutlah yang pada akhirnya mampu menciptakan perubahan nyata.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.