Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

DWP UIN Maliki Malang Hadirkan Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Santriwati Al Hayatul Islamiyah

DWP Mengajar dan DWP Sehat menjadi ikhtiar nyata menyiapkan generasi perempuan yang sehat, cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia dalam rangkaian HUT ke-27 DWP dan Hari Ibu ke-98

Sesi pemaparan materi oleh narasumber

Sesi pemaparan materi oleh narasumber

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Masa depan perempuan tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi cita-cita yang mereka gantungkan, tetapi juga oleh seberapa baik mereka mengenali, memahami, dan menjaga dirinya sendiri. Berangkat dari kesadaran tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan program DWP Mengajar dan DWP Sehat di Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 DWP dan Hari Ibu ke-98. Sebanyak 40 santriwati Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah menjadi peserta dalam kegiatan edukatif yang mengintegrasikan penguatan pengetahuan, kepedulian terhadap kesehatan perempuan, dan pembentukan karakter generasi muda.
Melalui program DWP Mengajar, para santriwati memperoleh edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja. Materi ini menjadi penting agar remaja perempuan memiliki pemahaman yang benar tentang tubuhnya, mampu menjaga kesehatan diri, serta tumbuh dengan kesadaran untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Edukasi kesehatan reproduksi disampaikan oleh dr. Novi Khila Firani, M.Kes., Sp.PK. Dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan remaja, kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang belajar yang informatif dan mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Baca juga: DWP UIN Maliki Malang Dalami Adab Bertetangga Bersama Guru Besar Perempuan

Baca juga: DWP UIN Malang Padukan Maulid Nabi dan Public Speaking, Tekankan Tutur Kata sebagai Cermin Karakter Muslimah

Iklan

Tak berhenti pada edukasi, DWP UIN Maliki Malang juga menghadirkan program DWP Sehat sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan santriwati. Rangkaian kegiatan mencakup pemberian zat besi dan multivitamin, serta edukasi dan layanan kesehatan sesuai agenda yang disiapkan panitia. Upaya ini menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua aspek yang saling melengkapi dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Dokumentasi bersama
Dokumentasi bersama

Bagi DWP UIN Maliki Malang, kepedulian terhadap santriwati bukan sekadar kegiatan sosial sesaat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih peduli terhadap kebutuhan perempuan, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa kesehatan merupakan modal penting untuk belajar, berkarya, dan meraih masa depan.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan Ketua DWP UIN Maliki Malang, Layyinah Basri, dalam sambutannya yang menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan ekonomi, tetapi juga dengan upaya menyiapkan manusia yang sehat, cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.

Kolaborasi dengan Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah menjadi langkah untuk mendekatkan edukasi dan kepedulian kesehatan kepada lingkungan yang membutuhkan. Sinergi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi pesantren, keluarga, dan masyarakat.

Melalui DWP Mengajar dan DWP Sehat, DWP UIN Maliki Malang membawa pesan bahwa perempuan yang berdaya lahir dari pengetahuan, kepedulian, dan kesempatan untuk bertumbuh. Sebab, ketika remaja perempuan memahami pentingnya pendidikan dan kesehatan, mereka tidak hanya sedang menjaga dirinya hari ini, tetapi juga sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik. DWP Mengajar dan DWP Sehat, mendidik dengan kepedulian, menguatkan dengan pengetahuan, dan menyiapkan generasi perempuan yang lebih berkualitas.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.