Langsung ke konten
Senin, 24 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Daerah

Mencetak Kader Hukum Dengan Magang 2026, Law Firm DKI Menjalin Kerjasama Dengan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Foto Dok. : Mahasiswa UIN Batusangkar berpose di depan Kantor Law Firm DKI

BUKITTINGGI | JATIMSATUNEWS.COM; Tiga orang mahasiswa UIN Mahmud Yunus, Batusangkar merasa beruntung menjalani proses magang di Kantor Hukum Dewa Keadilan Indonesia (DKI). Hal itu terungkap dalam sesi Fokus Group Discusion (FGD) yang diadakan di kantor operasional DKI Bukittinggi, Jalan By Pass Pulai Anak Air, Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi (21/8/26).

Program magang tersebut berlangsung mulai dari 10 Agustus hingga 10 September. Mahasiswa tersebut antara lain Habiburrahman, Rahilma Putri dan Febriola Dwi Putri. Ketiganya merupakan mahasiswa semester VII jurusan Hukum Keluarga.

Menurut Habiburrahman, pengalaman yang didapatkan dari proses magang di kantor Law Firm DKI antara lain dirinya merasa banyak mendapatkan ilmu tentang hukum acara, terutama yang berkaitan dengan membuat surat gugatan, surat perjanjian dan memahami seluk beluk tentang hukum agraria.

Sementara Rahilma Putri mempunyai pengamalan bahwa dirinya selama magang di Law Firm DKI mendapatkan pengalaman litigasi dalam merancang surat menyurat, disiplin waktu dan kerja tim. Sedangkan menurut Febriola, menjamin relasi kerja bersama praktisi hukum merupakan pengalaman yang cukup berharga dalam menghadapi dunia kerja setelah kelulusannya nanti.

Jasa Hukum Law Firm DKI

Law Firm DKI dalam operasionalnya memberikan jasa antara lain seperti bidang hukum pidana seperti konsultasi hukum, pendampingan perkara dan pendampingan sejak tahap laporan polisi hingga penuntutan dan sidang di pengadilan. Sementara pada bidang perdata, Law Firm DKI menyediakan jasa konsultasi dan jasa hukum dalam sengketa tanah, perlindungan hak masyarakat hukum adat sesuai dengan aturan dan undang-undang.

Jasa lain yang disedikan oleh Law Firm DKI antara lain bidang tata usaha negara, bidang koorporasi dan usaha, bidang hukum informasi dan media, dokumen dan pendapat hukum, serta advokasi masyarakat.

Law Firm DKI dipimpin oleh Syafri Yunaldi, SH, seorang advokat yang telah malang melintang menangani berbagai perkara dalam wilayah hukum Sumatera Barat dan Propinsi lainnya di Pulau Sumatera.

Syafri Yunaldi menjelaskan bahwa proses magang yang dilakukan oleh ketiga orang mahasiswa tadi dapat terlaksana sebagai tindak lanjut perjanjian kemitraan anatara kantor Law Firm DKI dengan pihak UIN Batusangkar. (uinmybatusangkar.ac.id/)

Pesan dan Kesan

Terhadap mahasiswa yang sedang menjalankan proses magang di kantornya, syafri menitipkan pesan, agar jika nanti mahasiswa tersebut meneruskan dan bercita-cita untuk menjadi advokat, maka harus dilakukan secara profesional, menjaga rahasia klien, disiplin waktu dan terus belajar untuk kesempurnaan.

Harapan yang disampaikan oleh mahasiswa tersebut, semoga Law Firm DKI terus jaya dan berkembang. Law Firm DKI diharapkan menjadi tempat untuk melahirkan dan menempa calon advokat muda yang berintegritas, teliti dan berani membela kebenaran.  Law Firm DKI diharapkan tetap menjunjung tinggi keadilan dan menjadi rumah belajar terbaik bagi generasi hukum selanjutnya.

Baca Juga :

Sejarah UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Sebagaimana dilansir dari https://uinmybatusangkar.ac.id, selama 26 tahun Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Batusangkar berada dalam lingkungan IAIN Imam Bonjol Padang. Tahun 1997 berubah statusnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar. Perubahan status ini berdasarkan Kepres No. 11/1997 dan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 285/1997.. Dengan adanya perubahan status ini, maka seluruh dosen dan karyawan beserta sarana dan prasarana Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Batusangkar beralih menjadi asset STAIN Batusangkar.

STAIN Batusangkar pada saat perubahan status memiliki dua jurusan yaitu Jurusan Tarbiyah dan Jurusan Syariah. Jurusan Tarbiyah pada waktu itu terdiri atas tiga Program Studi: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Kependidikan Islam (KI). Sementara itu, Jurusan Syariah pada awal berdirinya tahun hanya mempunyai satu program studi yaitu Program Studi Ahwal al-Syakhshiyah.    

Dengan demikian sampai tahap akhir STAIN Batusangkar menyelenggarakan 3 (tiga) Jurusan dan 21 (dua puluh satu) program studi.

Pertama: Jurusan Tarbiyah Tarbiyah memiliki sembilan Program Studi, yaitu: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris, Tadris (Pendidikan) Matematika, Tadris (Pendidikan) Biologi, Tadris (Pendidikan) Fisika, Bimbingan dan Konseling (BK), serta Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Afthal (PGRA).

Kedua: Jurusan Syariah memiliki sembilan Program Studi yaitu: Ahwal al-Syakhshiyyah (Hukum Kekeluargaan Islam), Perbankan Syariah, Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara Islam (Siyasah), Ilmu Qur’an dan Tafsir, serta Program Studi Ilmu Hadis. Ketiga: Program Pascasarjana memiliki tiga program studi yaitu Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Hukum Ekonomi Syariah, dan Pendidikan Agama Islam.

Alih Status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut

Setelah melalui proses yang cukup panjang, maka pada akhir tahun 2015 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar resmi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar melalui  Perpres No. 147 tahun 2015,  tanggal 23 Desember 2015.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.