MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: RW 05 Kelurahan Arjowinangun menjadi kandidat satu-satunya di Kota Malang untuk dapat meraih Proklim Lestari. Sebuah predikat tertinggi yang diperuntukkkan bagi lokasi berstatus Proklim Utama dan konsisten menjaga serta mengelola lingkungan. Tidak hanya di wilayahnya sendiri, namun mampu membina dan menularkan ketangguhan iklim ke minimal 10 wilayah baru di sekitarnya.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Hidup, Tri Santoso menyampaikan jika RW 05 Kelurahan Arjowinangun diusulkan untuk dapat meraih penghargaan tertinggi Proklim tersebut. “Masih berupa usulan dan harus melalui proses penilaian verifikasi,” jelas Trisan sapaan pria berkacamata tersebut. Jumat (28/8/2028).
Dikatakannya, untuk dapat meraih Proklim Lestari ada beberapa tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. “Penilaian tidak hanya melihat kondisi lingkungan saat ini, tetapi juga rekam jejak kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan secara konsisten,” jelasnya.

Trisan menjabarkan banyak aspek yang menjadi bahan penilaian. “Ada kelembagaan, pengelolaan sampah dan air, pengendalian pencemaran, pengendalian banjir, kerusakan lingkungan, penataan lingkungan, penghijauan dan urban farming,” jelasnya.
Dikatakannya, untuk menuju Proklim Lestari tidak bisa dilakukan secara instan. “Kampung yang diusulkan memiliki rekam jejak sebagai Proklim Utama selama dua tahun berturut-turut dan menjalankan kegiatan secara konsisten. Dari seluruh kegiatan tersebut harus terdokumentasi yang dapat diverifikasi di lapangan,” beber Trisan.
“Untuk RW 05 Kelurahan Arjowinangun ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Mulai Perguruan Tinggi, pegiat lingkungan, perbankan hingga media. Semua proses itu direkam, dicatat dan diverifikasi langsung oleh tim,” ujarnya.
Menurut Trisan, meskipun RW 05 Kelurahan Arjowinangun menjadi satu-satunya kandidat Kota Malang tidak serta merta langsung lolos. “Harapan kami, RW 05 Kelurahan Arjowinangun bisa bertarung di tingkat nasional,” pungkas Trisan. (Ans)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.