Langsung ke konten
Rabu, 16 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Empat Tahun Konsisten Berbagi, Warung Makan Gratis Masjid Imam Bonjol Sediakan 150-200 Porsi Setiap Pagi

Sejak pagi, warga mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan makanan dalam program Posko Kebaikan Warung Makan Gratis yang digelar oleh pengurus

Suasana pagi di Masjid Imam Bonjol tampak ramai setiap Senin hingga Rabu. Melalui Posko Kebaikan Warung Makan Gratis, pengurus masjid menyediakan sekitar 150–200 porsi makanan gratis bagi masyarakat.

Suasana pagi di Masjid Imam Bonjol tampak ramai setiap Senin hingga Rabu. Melalui Posko Kebaikan Warung Makan Gratis, pengurus masjid menyediakan sekitar 150–200 porsi makanan gratis bagi masyarakat. (Foto: Wahyu)

LUMAJANG | JATIMSATUNEWS.COM:

Suasana pagi hari di Masjid Imam Bonjol tampak ramai pada setiap Senin hingga Rabu. Sejak pagi, warga mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan makanan dalam program Posko Kebaikan Warung Makan Gratis yang digelar oleh pengurus Masjid Imam Bonjol.

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pengurus masjid kepada masyarakat. Program makan gratis dilaksanakan secara rutin mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang. Tidak hanya masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Imam Bonjol, warga dari beberapa daerah di wilayah Malang juga turut hadir untuk mendapatkan makanan yang telah disiapkan oleh panitia.
Setiap pelaksanaan kegiatan, panitia menyediakan sekitar 150 hingga 200 porsi makanan. Ratusan porsi tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang datang ke lokasi.
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut tampak menjadi ruang kebersamaan. Warga datang, mengantre, dan menerima makanan yang telah disiapkan oleh para pengurus serta panitia.

Baca juga: Aplikasi Reviu MBG Diluncurkan, Pengawasan Publik Program Makan Gratis Kini Libatkan Guru dan Posyandu

Baca juga: Warung Makan Gratis di Hari Selasa

Bagi sebagian masyarakat, program tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan makanan secara cuma-cuma. Namun bagi pengurus Masjid Imam Bonjol, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Sudah Berjalan Empat Tahun

Program Warung Makan Gratis tersebut diketahui telah berjalan selama kurang lebih empat tahun.
Namun, kegiatan berbagi makanan yang dilakukan pengurus Masjid Imam Bonjol sebenarnya sudah berlangsung jauh sebelum program tersebut berjalan secara rutin pada Senin hingga Rabu.

Semangat berbagi tersebut berawal dari kegiatan Jumat Berkah yang telah dilaksanakan selama sekitar 10 tahun.
Dari kegiatan Jumat Berkah tersebut, kepedulian untuk berbagi makanan kepada masyarakat terus berkembang. Hingga kemudian pengurus Masjid Imam Bonjol menjalankan program Warung Makan Gratis secara rutin tiga kali dalam sepekan.

Konsistensi selama empat tahun menjadi bagian penting dari perjalanan program tersebut. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus beragam, pengurus berupaya mempertahankan kegiatan agar tetap dapat memberikan manfaat.

Koordinator kegiatan, Ustadzah Neni, menyampaikan harapan agar program yang telah berjalan selama empat tahun tersebut dapat terus terlaksana.

"Harapan kami pengurus, program yang sudah jalan 4 tahun ini bisa terus terlaksana, agar banyak orang yang menerima manfaat dari program makan gratis ini," jelas Neni.

Iklan

Menurutnya, keberadaan program tersebut diharapkan dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Pengurus juga berharap kegiatan yang telah berjalan selama bertahun-tahun itu tidak berhenti dan dapat terus dipertahankan.

Warga dari Berbagai Daerah Ikut Mengantre

Dalam pelaksanaannya, Warung Makan Gratis Masjid Imam Bonjol tidak hanya dimanfaatkan oleh warga yang tinggal di sekitar masjid.
Sejumlah warga dari beberapa daerah di wilayah Malang juga tampak ikut mengantre. Mereka datang pada pagi hari dan menunggu pembagian makanan yang telah disiapkan panitia.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan sosial yang digelar secara rutin tersebut.

Dengan jumlah sekitar 150 hingga 200 porsi setiap pelaksanaan, panitia berusaha menyediakan makanan bagi warga yang datang selama waktu kegiatan berlangsung.

Program tersebut juga menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. Warga yang datang tidak hanya mendapatkan makanan, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan yang tercipta di lingkungan masjid.

Warga: Sangat Bermanfaat bagi yang Membutuhkan

Salah satu warga sekitar, Warno, menjadi salah satu masyarakat yang telah beberapa kali mengikuti program makan gratis tersebut.
Kepada wartawan Jatim Satu News, Warno mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan pengurus Masjid Imam Bonjol sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Warno, dirinya sudah beberapa kali datang ke masjid untuk mendapatkan manfaat dari program makan gratis tersebut.

"Program ini sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan. Saya sudah beberapa kali datang ke masjid untuk ikut menerima manfaat dari program makan gratis ini," ungkap Warno.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang secara langsung dapat dirasakan masyarakat.
Keberadaan program makan gratis juga dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk saling berbagi. Tidak hanya pengurus masjid dan panitia yang terlibat, masyarakat yang datang juga menjadi bagian dari suasana kebersamaan yang terbentuk.

Dari Jumat Berkah hingga Warung Makan Gratis

Perjalanan program tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berbagi makanan di Masjid Imam Bonjol bukanlah kegiatan yang baru dilakukan.
Selama sekitar 10 tahun, pengurus telah menjalankan kegiatan Jumat Berkah. Tradisi berbagi tersebut kemudian berkembang menjadi program Warung Makan Gratis yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin, Selasa, dan Rabu.

Iklan

Selama empat tahun terakhir, kegiatan tersebut terus berjalan dengan menyediakan ratusan porsi makanan setiap pekan.

Bagi pengurus, keberlanjutan kegiatan menjadi harapan utama. Sebab, semakin lama kegiatan dapat dipertahankan, semakin banyak pula masyarakat yang berkesempatan menerima manfaat.

Ustadzah Neni kembali berharap dukungan dan semangat berbagi dapat terus tumbuh sehingga program tersebut dapat terus terlaksana.
"Harapan kami program ini bisa terus berjalan, agar semakin banyak orang yang menerima manfaat," ujarnya.

Menjaga Semangat Kepedulian

Warung Makan Gratis Masjid Imam Bonjol menjadi salah satu contoh kegiatan sosial yang dibangun melalui semangat kepedulian dan berbagi.
Dengan pelaksanaan setiap Senin hingga Rabu pagi, masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan makanan yang telah disiapkan secara gratis.

Program tersebut juga memperlihatkan bagaimana kegiatan sosial dapat dipertahankan secara konsisten ketika terdapat kepedulian dari pengurus dan masyarakat.

Dari awalnya berupa kegiatan Jumat Berkah yang telah berlangsung sekitar satu dekade, semangat tersebut kemudian berkembang menjadi kegiatan makan gratis yang telah berjalan selama empat tahun.

Pengurus berharap keberadaan Posko Kebaikan Warung Makan Gratis tidak hanya memberikan makanan kepada masyarakat, tetapi juga menjaga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara bagi warga seperti Warno, keberadaan program tersebut menjadi manfaat nyata yang bisa dirasakan secara langsung.

Dengan menyediakan sekitar 150 hingga 200 porsi setiap Senin hingga Rabu pagi, Masjid Imam Bonjol terus berupaya menghadirkan ruang berbagi bagi masyarakat.(WK)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.