Langsung ke konten
Rabu, 16 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Sidoarjo

Pengurus KONI Sidoarjo Dikukuhkan, Targetkan Dua Besar Porprov 2027

JATIMSATUNEWS COM, SIDOARJO – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2025-2029 resmi dikukuhkan di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (13/9/2026). Prosesi pengukuhan disaksikan Bupati Sidoarjo Subandi dan dilakukan oleh Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil.

Ketua Umum KONI Sidoarjo periode 2025-2029, Muhammad Rafi Wibisono, bersama jajaran pengurus baru siap menjalankan program pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan prestasi atlet Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi selaku Dewan Pelindung KONI Sidoarjo berpesan agar pengurus yang baru dikukuhkan dapat menjaga amanah dan memberikan perhatian serius terhadap para atlet.

Menurutnya, Sidoarjo merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak atlet berbakat. Potensi tersebut perlu dikembangkan secara optimal agar menjadi aset daerah yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo.

“Sidoarjo memiliki banyak atlet berbakat sehingga generasi muda diharapkan mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi aset daerah yang unggul demi mengharumkan nama Sidoarjo,” ujar Subandi.

Subandi mengatakan, Pemkab Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap KONI. Namun, dukungan tersebut harus diimbangi dengan komitmen generasi muda yang tangguh, cerdas, dan pekerja keras.

Terlebih, saat ini persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai dilakukan. Karena itu, diperlukan langkah strategis dan pembinaan yang terarah agar atlet Sidoarjo mampu meraih sekaligus mempertahankan prestasi.

“Keberhasilan akan tercapai melalui kolaborasi strategis. Pemberian dukungan yang saling berkelanjutan serta sinergi yang solid antara pemerintah, sektor swasta, dan pengurus KONI,” tegasnya.

Iklan

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sidoarjo Muhammad Rafi Wibisono mengungkapkan, proses untuk menduduki posisi Ketua Umum KONI Sidoarjo melalui sejumlah tahapan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjalankan proses penjaringan dan pendalaman hingga pengukuhan pengurus dapat terlaksana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Kabupaten Sidoarjo yang telah melaksanakan serangkaian proses penjaringan dan pendalaman sehingga agenda pelantikan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Rafi juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada generasi muda untuk berkontribusi dalam kepemimpinan organisasi. Menurutnya, generasi muda bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan investasi masa depan yang perlu dibimbing dan diberikan ruang untuk berkembang.

Di bawah kepengurusan periode 2025-2029, KONI Sidoarjo mengusung program “Atlet Unggul dan Sidoarjo Juara” sebagai visi strategis selama empat tahun ke depan. Program tersebut mengintegrasikan pembinaan atlet secara berjenjang dengan peningkatan kesejahteraan. Pembinaan akan dilakukan sejak usia dini hingga jenjang atlet muda sebagai bagian dari upaya mencetak atlet berprestasi secara berkelanjutan.

“Program pembinaan berjenjang ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menuju Porprov 2027. Bagi para atlet berprestasi, kami berkomitmen untuk mengupayakan pemberian bonus, beasiswa pendidikan, serta jaminan pengembangan karier dan kesejahteraan masa depan mereka,” ungkap Rafi.

Selain pembinaan atlet, KONI Sidoarjo juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, BUMN, dan BUMD dalam mendukung persiapan serta kesejahteraan atlet berprestasi. Peningkatan kualitas pelatih juga menjadi salah satu pilar utama program “Atlet Unggul dan Sidoarjo Juara”.

Rafi menilai prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga kualitas dan dukungan pelatih.Adapun target “Sidoarjo Juara” diwujudkan melalui capaian yang terukur. Salah satunya adalah target menembus dua besar pada Porprov Jawa Timur 2027.

“Sidoarjo merupakan pusat pembibitan atlet potensial. Kita harus optimistis dalam meraih prestasi puncak. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah serta kontribusi CSR. Mengingat, KONI tidak dapat mengupayakan pencapaian gelar juara dan kesejahteraan atlet secara mandiri,” pungkasnya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.