Langsung ke konten
Sabtu, 12 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Puisi: Renjana Bunga

Ilustrasi puisi Renjana Bunga karya Iyeth./dok. Istimewa

PUISI | JATIMSATUNEWS.COM:

Renjana Bunga

Bunga ini diam bersaksi,
Melepasmu pergi, Membawa jiwa,
Mendarmabaktikan raga.

Tenaga dan pikiranmu kini lebih dibutuhkan lagi,
Menjadi benih kebaikan yang kau sebar,
Bunga ini mewakili rasa yang khidmat,
Tentang indahmu yang bersahaja dan kesabaran yang tanpa batas.

Memang benar,
Setiap orang ada masanya,
Dan setiap masa punya orangnya sendiri,
Pengingat bahwa dunia tiada yang baka,
Hanya titipan dan ujian di fana ini,
Kesempatan adalah cara menjadi pemenang.

Maka tetaplah indah dalam ingatan kami,
Dan jadilah cahaya yang tetap terang.

Di tempat baru, 
Di langkah yang terpilih,
Warnailah ruang itu dengan pesonamu,
Hingga tempat itu layak disebut taman,
Agar setiap mata yang menatap teduh itu,
Merasakan damai dalam sebuah keabadian, 
Keindahan yang hakiki.

Iyeth

***

Editor: YAN

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.