Langsung ke konten
Kamis, 10 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Pendidikan

Porsi Jawara 2026 Dimulai, WD III UIN Malang Suntik Semangat Kontingen: Tampilkan Versi Terbaik Kalian

Jajaran dekanat lintas fakultas UIN Malang hadir dalam PORSI Jawara II di UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan.

Jajaran dekanat lintas fakultas UIN Malang hadir dalam PORSI Jawara II di UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan./dok.UIN Malang

Jajaran dekanat lintas fakultas UIN Malang hadir dalam PORSI Jawara II di UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan./dok.UIN Malang

PEKALONGAN | JATIMSATUNEWS.COM: Pekan Olahraga dan Seni Jawa-Madura (Porsi Jawara) II resmi dimulai pada Kamis (10/9/2026) di Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan.

Ajang yang mempertemukan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura ini diikuti 18 PTKIN.

Sejak pagi, suasana di sejumlah venue pertandingan tampak semarak. Para atlet dan peserta dari berbagai kontingen menunjukkan antusiasme tinggi untuk memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang yang diikuti.

Baca juga: UIN Malang Lepas 110 Kontingen PORSI Jawara II 2026, Fakultas Syariah Kirim 24 Mahasiswa

PORSI Jawara II Ruang Prestasi, Silaturahmi, dan Sportivitas

Porsi Jawara II dapat menjadi ajang kompetisi untuk mengukur prestasi mahasiswa.

Selain itu juga menjadi ruang untuk menumbuhkan sportivitas, mempererat silaturahmi, dan membangun solidaritas antarmahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura.

Pada hari pertama pelaksanaan, kontingen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menunjukkan kesiapan dan semangat juang dalam menghadapi persaingan.

Dukungan dan pendampingan dari jajaran Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan di masing-masing fakultas turut diberikan untuk menjaga motivasi, konsentrasi, serta kesiapan mental para peserta.

Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Malang, Dr. Akyunul Jannah, S.Si., M.P., mengapresiasi dedikasi dan kerja keras mahasiswa yang telah tampil pada hari pertama.

“Kami sangat bangga dan kagum melihat dedikasi serta kerja keras yang kalian tunjukkan. Bisa berdiri dan berkompetisi di ajang bergengsi seperti Porsi Jawara UIN Pekalongan adalah bukti nyata bahwa kalian adalah mahasiswa terpilih yang bermental juara,” ujar Akyunul Jannah.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H. Ia mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kontingen selama pertandingan berlangsung.

“Alhamdulillah, anak-anak yang tampil hari ini semuanya dalam kondisi sehat dan memiliki motivasi kuat untuk menjadi yang terbaik,” tutur Miftahul Huda.

“Kami berharap seluruh kontingen dapat terus menjaga semangat hingga seluruh rangkaian perlombaan selesai. Semoga ikhtiar, doa, dan kerja keras teman-teman dari pusat kemahasiswaan, official, dan pelatih membuahkan prestasi terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Humaniora UIN Malang, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., menilai penampilan para peserta pada hari pertama menunjukkan kesiapan dan semangat yang luar biasa.

Iklan

“Saya melihat penampilan pada hari pertama luar biasa. Semangat, tampilkan versi terbaik kalian, tetap percaya diri, dan berikan yang terbaik,” ungkap Galuh Nur Rohmah.

“Pada hari kedua, jangan lupa untuk terus menjaga kekompakan dan semangat hingga seluruh rangkaian lomba selesai. Semoga segala usaha dan kerja keras yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik,” harapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang, Prof. Dr. Marno, M.Ag.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Porsi Jawara II tidak semata-mata tentang mengejar kemenangan, tetapi juga tentang menghargai proses dan pengalaman yang diperoleh selama kompetisi.

“Kami sangat bangga dan kagum melihat dedikasi serta kerja keras yang kalian tunjukkan,” ucapnya.

“Bisa berdiri dan berkompetisi di ajang bergengsi seperti Porsi Jawara UIN Pekalongan adalah bukti nyata bahwa kalian adalah mahasiswa terpilih yang bermental juara. Kemenangan boleh menjadi tujuan, tetapi proses adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya.

Dukungan moral juga diberikan Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi UIN Malang, Zaim Mukaffi, M.Si.

Ia mengingatkan para mahasiswa bahwa dalam setiap pertandingan, mereka membawa nama besar almamater.

“Untuk seluruh pejuang UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang hari ini bertanding di Porsi Jawara UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, kalian tidak hanya membawa nama pribadi. Di dada kalian ada nama UIN Malang, ada doa dosen, ada harapan teman-teman di kampus Ulul Albab,” katanya.

Menurut Zaim, Porsi Jawara bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan gelar juara.

Kompetisi tersebut juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menunjukkan karakter, mental, ilmu, dan adab sebagai bagian dari sivitas akademika UIN Malang.

“Kalah-menang itu urusan hasil. Tetapi berjuang dengan totalitas, menjunjung sportivitas, dan mengharumkan nama almamater, itu kewajiban kita hari ini,” pungkasnya.

Baca juga: Rektor UIN Malang Bekali 110 Delegasi dengan Penguatan Mental dan Spiritual

Dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan (FKIK), Wakil Dekan III Dr. Begum Fauziyah, S.Si., M.Farm., turut menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam kompetisi.

Iklan

“Terima kasih kepada Kontingen Jawara UIN Maliki Malang. Apresiasi yang sebesar-besarnya dari kami atas dedikasi luar biasa yang telah kalian berikan. Apa yang ditorehkan hari ini adalah catatan terbaik dan berharga untuk perjalanan UIN Maliki menuju jenjang yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Malang, Jamilah, Ph.D., menekankan pentingnya totalitas, sportivitas, dedikasi, dan kerja keras dalam setiap perjuangan.

“Berjuang dengan totalitas itu suatu keharusan, mental sportivitas itu kebanggaan, dedikasi dan kerja keras itu keniscayaan,” tuturnya.

“Itu semua sudah ditunjukkan oleh jawara muda Maliki dan kami bangga mengiringi kalian selama di Porsi. Bersama jawara muda Maliki, kita membangun prestasi dan jati diri UIN Maliki,” lanjutnya.

Kesiapan Mental Kontingen UIN Malang

Aspek kesiapan mental juga menjadi perhatian Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UIN Malang, Andik Rony Irawan, M.Si., Psi.

Menurutnya, kekuatan mental menjadi salah satu faktor penting yang perlu dijaga peserta selama menghadapi ketatnya persaingan.

“Selain kesiapan fisik dan kemampuan teknis, kekuatan mental menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan,” ujarnya.

“Tetap percaya pada kemampuan diri, jaga fokus, dan jangan mudah terpengaruh oleh tekanan selama kompetisi. Hari kedua besok tampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik almamater,” imbaunya kepada mahasiswa kontingen UIN Malang.

Misi Hari Kedua

Memasuki hari kedua pelaksanaan Porsi Jawara II, kontingen UIN Malang diharapkan mampu mempertahankan kekompakan, kepercayaan diri, dan semangat sportivitas.

Dukungan dari seluruh sivitas akademika menjadi energi tambahan bagi para peserta untuk terus memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik almamater.

Bagi kontingen UIN Malang, Porsi Jawara II bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga tentang menunjukkan keberanian untuk berkompetisi, menjunjung sportivitas, dan membawa nilai-nilai almamater dalam setiap perjuangan.(MFT)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.