Langsung ke konten
Jumat, 9 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Inovasi AI-Driven Economics Learning UM Dorong Transformasi Pembelajaran Ekonomi di Jawa Timur

Inovasi berbasis kecerdasan buatan ini dirancang khusus untuk mendukung transformasi pembelajaran ekonomi sekaligus mendongkrak kompetensi akademik siswa SMA

Penyerahan simbolis poster inovasi AI-Driven Economics Learning (AIDEL) oleh perwakilan tim pengembang UM dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru ekonomi di Jawa Timur.

Penyerahan simbolis poster inovasi AI-Driven Economics Learning (AIDEL) oleh perwakilan tim pengembang UM dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru ekonomi di Jawa Timur. (Foto: Humas UM)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan kiprah nyata dalam dunia pendidikan melalui pengembangan model AI-Driven Economics Learning (AIDEL). Inovasi berbasis kecerdasan buatan ini dirancang khusus untuk mendukung transformasi pembelajaran ekonomi sekaligus mendongkrak kompetensi akademik siswa SMA di Jawa Timur sepanjang tahun 2026.

Integrasi Teknologi AI untuk Personalisasi Belajar

Ketua peneliti AIDEL, Ro’ufah Inayati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa model ini dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman serta menyesuaikan diri dengan karakteristik peserta didik yang semakin lekat dengan teknologi.

Melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pembelajaran ekonomi tidak lagi sekadar berfokus pada hafalan konsep, melainkan mengajak siswa untuk aktif menginterpretasi data dan memecahkan permasalahan kontekstual.

Baca juga: Akselerasi Transformasi Ekonomi Hijau: FEB Universitas Negeri Malang Perluas Jejaring Global Lewat BESS 2026

Baca juga: Terobosan Baru UM, D-ACT ECO Hadirkan Pembelajaran Ekonomi Digital Interaktif di Jatim

“AI dalam AIDEL diarahkan untuk membantu menciptakan pembelajaran ekonomi yang lebih adaptif dan berbasis data melalui chatbot AI, latihan numerasi yang dipersonalisasi, simulasi konsep ekonomi, serta pemantauan perkembangan pembelajaran,” ujar Ro’ufah menjelaskan esensi dari inovasi tersebut.

Iklan

Model ini memadukan sejumlah komponen canggih seperti AI generatif, chatbot adaptif, hingga simulasi ekonomi interaktif yang membantu siswa memahami materi abstrak seperti inflasi, resesi, hingga hukum permintaan dan penawaran. Meski berbasis teknologi mutakhir, tim pengembang menegaskan bahwa kehadiran AI diposisikan sebagai pendukung strategis bagi guru, bukan sebagai pengganti peran pendidik di kelas.

Kolaborasi Luas Bersama MGMP Ekonomi Jawa Timur

Guna memastikan efektivitasnya di lapangan, tim peneliti yang beranggotakan Sri Handayani, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Rizza Megasari, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dan Khofifatu Rohmah Adi, S.Pd., M.Pd. telah melakukan serangkaian uji coba. Pengujian tersebut melibatkan kolaborasi erat bersama guru-guru ekonomi yang tergabung dalam MGMP Ekonomi MA Kabupaten Kediri dan Blitar.

Melalui sinergi ini, para guru berkesempatan mengeksplorasi fitur AI Personal Tutor sekaligus memberikan masukan berharga demi penyempurnaan sistem. Langkah kolaboratif ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas serta SDG 9 terkait inovasi infrastruktur dan teknologi.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.