Langsung ke konten
Sabtu, 12 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Terobosan Baru UM, D-ACT ECO Hadirkan Pembelajaran Ekonomi Digital Interaktif di Jatim

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) resmi meluncurkan inovasi media pembelajaran ekonomi digital bernama D-ACT ECO (Deep Learning

Tampilan antarmuka halaman depan website D-ACT ECO yang dirancang terarah, interaktif, dan menyenangkan untuk mendukung eksplorasi materi ekonomi secara digital.

Tampilan antarmuka halaman depan website D-ACT ECO yang dirancang terarah, interaktif, dan menyenangkan untuk mendukung eksplorasi materi ekonomi secara digital.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) resmi meluncurkan inovasi media pembelajaran ekonomi digital bernama D-ACT ECO (Deep Learning Adaptive Collaborative Technology for Economics). Pengembangan ekosistem digital ini secara khusus membidik Madrasah Aliyah (MA) untuk menggeser orientasi belajar dari sekadar hafalan materi menuju pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan kolaborasi aktif peserta didik.

“Berdasarkan hasil analisis kami, sebagian besar guru memang sudah memakai teknologi digital, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh media presentasi dan berbagi dokumen semata,” ungkap perwakilan tim pengembang UM menjelaskan latar belakang inovasi tersebut.

Lebih lanjut, tim pengembang menyatakan bahwa kondisi tersebut membuat peserta didik kehilangan kesempatan untuk mengeksplorasi konsep ekonomi secara mandiri. D-ACT ECO kemudian dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memadukan teknologi, pedagogi, dan substansi materi. “Platform ini membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, mendalam, serta selaras dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka,” jelasnya.

Baca juga: Kolaborasi UB dan BRIN Dorong Pengembangan Material Fungsional Berkelanjutan Berbasis Biomassa

Baca juga: Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab di Era AI: Guru Besar UIN Malang Dorong Pembelajaran yang Smart, Adaptif, dan Terbuka

Dalam proses pengembangannya pada Juli hingga Agustus 2026, UM menerapkan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE. Untuk memastikan relevansinya, pengujian produk langsung digandengkan dengan praktisi pendidikan.

Iklan

“Kami turun langsung melakukan pengujian bersama guru-guru yang tergabung dalam MGMP Ekonomi MA di Kabupaten Kediri dan Blitar,” papar perwakilan UM.

Para guru di lapangan memberikan respons positif sekaligus masukan substantif terkait kemudahan penggunaan, tampilan website, dan kesesuaian materi. Mereka sepakat bahwa pendekatan Meaningful
,Mindful, dan Joyful Learning yang diusung sangat membantu siswa mengaitkan teori dengan realitas di sekitarnya.

Dari sisi kualitas, inovasi yang menyediakan fitur asesmen berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) ini telah diuji oleh ahli media, materi, dan TPACK. “Hasil validasi mencatat nilai Aiken’s V di atas 0,80, yang berarti platform ini sangat valid dan layak digunakan,” terang tim peneliti UM.

Pihak universitas menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 mengenai pendidikan berkualitas. Ke depannya, UM berencana menyempurnakan platform ini dengan penambahan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang lebih adaptif serta gamifikasi agar pengambilan keputusan pembelajaran berbasis data menjadi semakin komprehensif.

Suasana kegiatan pengujian dan sosialisasi platform D-ACT ECO yang melibatkan kolaborasi langsung dengan para guru MGMP Ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar.
Suasana kegiatan pengujian dan sosialisasi platform D-ACT ECO yang melibatkan kolaborasi langsung dengan para guru MGMP Ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.