Langsung ke konten
Selasa, 8 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Dari Capaian Akademik Menuju Prestasi Gemilang, Dr. Muh. Yunus Tegaskan Semangat Unggul dalam Yudisium ke-3 FTIK UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sembilan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ditetapkan sebagai yudisium terbaik pada Periode III Tahun 2026 Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Capaian tersebut menjadi bagian dari laporan akademik yang disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Muh. Yunus, M.Si., dalam Yudisium ke-3 FTIK UIN Malang, Kamis, 3 September 2026.

Penetapan mahasiswa terbaik tersebut didasarkan pada capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) masing-masing program studi. Capaian akademik tersebut menjadi salah satu gambaran keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan rangkaian pendidikan selama menempuh studi di FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sri Dahlia dari Program Studi MPMat mencatatkan capaian tertinggi dengan IPK 4,00. Posisi berikutnya ditempati Gita Selvia dari Program Studi PAI dengan IPK 3,98 dan Anissa Fatin Nur Fadilah Putri Bahagia dari Program Studi PBA dengan IPK 3,97.

Capaian tersebut memperlihatkan konsistensi prestasi akademik di berbagai program studi. Predikat yudisium terbaik tidak hanya mencerminkan hasil akhir yang tercatat dalam transkrip nilai, tetapi juga menggambarkan proses panjang yang dilalui mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

Di balik capaian IPK tersebut terdapat berbagai proses akademik, mulai dari mengikuti perkuliahan, menyelesaikan tugas, menjalani evaluasi pembelajaran, melakukan penelitian, hingga menyelesaikan tugas akhir. Konsistensi dalam menjalani setiap tahapan tersebut menjadi bagian penting dari pencapaian akademik mahasiswa.

Iklan

Dalam laporan akademik yang disampaikan pada forum yudisium, capaian mahasiswa terbaik menjadi salah satu potret perkembangan akademik FTIK. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya akademik yang dibangun selama masa studi dapat bermuara pada capaian yang terukur.

Namun, predikat yudisium terbaik bukanlah akhir dari perjalanan. Bagi para lulusan, capaian akademik tersebut menjadi modal untuk memasuki fase berikutnya, baik dalam melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan kontribusi di tengah masyarakat.

Karena itu, keberhasilan akademik perlu dilanjutkan dengan pengembangan kompetensi dan kemauan untuk terus belajar. Nilai yang diperoleh selama masa studi diharapkan tidak hanya menjadi catatan dalam transkrip, tetapi juga menjadi bekal dalam menghadapi persoalan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Yudisium ke-3 Tahun 2026 FTIK UIN Malang pun menjadi momentum untuk melihat capaian akademik mahasiswa sekaligus menegaskan pentingnya budaya keunggulan. Sembilan mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi menunjukkan bahwa prestasi akademik lahir melalui proses, konsistensi, dan ketekunan.

Dari capaian akademik tersebut, perjalanan para lulusan selanjutnya dituntut bergerak lebih jauh: membawa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menjadi kompetensi, karya, dan kontribusi yang memberikan manfaat di ruang kehidupan yang lebih luas.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.