Langsung ke konten
Selasa, 8 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

LPKAN & Forjasi Lentera Cetak Sarjana Tersertifikasi BNSP di Surabaya

Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia resmi menggandeng PT Forjasi Lentera Indonesia dalam peluncuran

Suasana hangat dan keakraban perwakilan LPKAN Indonesia bersama tim PT Forjasi Lentera di sela-sela agenda pembahasan kolaborasi strategis pencetakan sarjana profesional bersertifikat BNSP.

Suasana hangat dan keakraban perwakilan LPKAN Indonesia bersama tim PT Forjasi Lentera di sela-sela agenda pembahasan kolaborasi strategis pencetakan sarjana profesional bersertifikat BNSP.

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia resmi menggandeng PT Forjasi Lentera Indonesia dalam peluncuran Program Pendidikan Khusus dan Pelatihan Sertifikasi Profesi Terlisensi BNSP di Surabaya pada Senin (7/9/2026). Kolaborasi strategis ini digagas untuk mendongkrak daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia di tengah tuntutan dunia kerja yang kian kompetitif, di mana ijazah akademik tak lagi menjadi satu-satunya tolak ukur.

Ketua Umum LPKAN Indonesia, Muhammad Ali Zaini, mengungkapkan bahwa dunia kerja masa kini menuntut bukti kompetensi yang nyata dan terukur. Ia menegaskan bahwa melalui sinergi bersama PT Forjasi Lentera Indonesia, pihaknya ingin memastikan para lulusan perguruan tinggi memiliki pengakuan berskala nasional atas keahlian mereka. Hal tersebut diyakininya sebagai bentuk investasi karier yang esensial, sekaligus langkah konkret dalam mewujudkan SDM unggul untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan profesionalisme aparatur negara dan lulusan kampus.

Senada dengan pernyataan tersebut, Direktur Utama PT Forjasi Lentera Indonesia, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., yang hadir didampingi oleh Ketua Tim Penyelenggara Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal keberhasilan program ini dari hulu hingga hilir. Rachmatika menjelaskan bahwa perusahaannya bertekad menjadi jembatan penghubung yang solid antara dunia kampus, asosiasi profesi, dan sektor industri. Ia sangat meyakini bahwa dengan mengantongi sertifikat BNSP, para lulusan akan jauh lebih siap bekerja, lebih dipercaya, serta memiliki daya saing yang tangguh di pasar global.

Baca juga: PT FORJASI Lentera Indonesia dan LSP Tata Sertifikasi Konstruksi Mandiri Gelar RCC Asesor Kompetensi Sektor Konstruksi

Iklan

Baca juga: Seluruh Kantin UMM Tersertifikasi Zona KHAS, Pelopor Ekosistem Kuliner Halal Pertama di Jawa Timur

Program sertifikasi yang menyasar lulusan S1 dan S2 dari seluruh Indonesia ini menyediakan delapan skema yang sangat relevan dengan kebutuhan industri mutakhir. Skema tersebut meliputi Certified Legal Auditor (CLA), Certified Tax Auditor (CTA), Certified Mediator (C.Me), Certified Contract Drafter (CCD), Certified Procurement Legal Consultant (CPLC), Certified Tax Lawyer Consultant (C.TLC), Certified Legislative Drafter (CLD), hingga Certified Data Protection Officer (CDPO). Seluruh peserta akan digembleng melalui pendidikan intensif sebelum mengikuti uji kompetensi oleh asesor.

Bagi pendaftar, pihak penyelenggara mensyaratkan kelengkapan administrasi berupa fotokopi ijazah terakhir, fotokopi KTP, pas foto terbaru, dan formulir pendaftaran, yang nantinya diyakini akan membuka gerbang karier lebih luas di sektor BUMN, pemerintahan, maupun korporasi swasta.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.