Langsung ke konten
Selasa, 8 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Bukan Sekadar Juara, Prof. Dr. Marno Tegaskan Semangat Berkarya, Berprestasi, dan Menginspirasi di Yudisium ke-3 FTIK UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi mahasiswa tidak selalu diukur dari capaian akademik. Sebanyak 77 mahasiswa dari delapan program studi di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat apresiasi atas prestasi nonakademik dalam rangkaian Yudisium ke-3 Tahun 2026 yang digelar Kamis, 3 September 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam laporan capaian kemahasiswaan yang disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FTIK UIN Malang, Prof. Dr. Marno, M.Ag. Sebanyak 77 mahasiswa berprestasi tersebut berasal dari Program Studi PAI, PIPS, PGMI, PBA, PIAUD, MPI, TBI, dan Tadris Matematika.

Menurut Marno, capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi mahasiswa FTIK berkembang dalam berbagai bidang. Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam perkuliahan, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan bakat, mengikuti kompetisi, berkarya, serta membawa nama baik program studi dan fakultas.

Prestasi nonakademik tersebut, lanjutnya, perlu dipandang sebagai bagian dari proses pembentukan mahasiswa. Kompetisi dan aktivitas kemahasiswaan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, keluar dari zona nyaman, membangun pengalaman, sekaligus mengembangkan kepercayaan diri.

“Bukan sekadar menjadi juara, tetapi bagaimana mahasiswa terus berkarya, berprestasi, dan menginspirasi,” menjadi semangat yang mengemuka dalam pemberian apresiasi tersebut.

Selain memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi nonakademik, Yudisium ke-3 Tahun 2026 juga memberikan apresiasi kepada 10 mahasiswa yang berhasil mencapai hafalan Al-Qur’an 30 juz pada Periode III Tahun 2026 Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Sepuluh mahasiswa tersebut berasal dari beberapa program studi. Dari PAI terdapat Zaidatur Rizqiyah dengan IPK 3,79 dan Muhammad Khadafi dengan IPK 3,82. Dari PGMI, Nanda Rahmaningtias dengan IPK 3,86 dan Zanuba Rahma Fitria dengan IPK 3,77. Sementara dari PBA terdapat Fina Rif’atu Fadllik dengan IPK 3,85 dan Hilyah Syarifah dengan IPK 3,96.

Dari MPI, capaian tersebut diraih Achmad Khoeron Topan Haryanto dengan IPK 3,75. Adapun dari Tadris Matematika, terdapat Nur Lailatul Rahmah dengan IPK 3,82, Zulfika Sahirotu Zuhro dengan IPK 3,78, dan Nadiah Faiza Salsabila dengan IPK 3,68.

Capaian hafalan 30 juz tersebut memberikan dimensi lain dalam prestasi mahasiswa FTIK. Prestasi akademik dan pengembangan kompetensi berjalan berdampingan dengan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari karakter mahasiswa.

Iklan

Penyerahan sertifikat mahasiswa berprestasi nonakademik dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Dr. H. Muhammad In’am Esha, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Prof. Dr. Marno, M.Ag., serta Kepala Bagian Tata Usaha Ari Prasetyo Himawan, S.E.

Sementara itu, sertifikat bagi mahasiswa yang mencapai hafalan Al-Qur’an 30 juz diserahkan oleh Pengelola Program Studi PPG sekaligus Ketua Prodi PPG LPTK UIN Malang, Dr. Mohammad Miftahusyai’an, M.Sos.

Bagi FTIK UIN Malang, pemberian penghargaan tersebut tidak hanya menjadi seremoni dalam rangkaian yudisium. Apresiasi menjadi bentuk pengakuan terhadap proses, kedisiplinan, dan ketekunan mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang masing-masing.

Capaian 77 mahasiswa berprestasi nonakademik dan 10 mahasiswa penghafal Al-Qur’an 30 juz sekaligus memperlihatkan luasnya ruang pengembangan mahasiswa di FTIK. Prestasi dapat lahir dari kompetisi, kreativitas, karya, maupun ketekunan dalam mendalami nilai-nilai keislaman.

Yudisium ke-3 Tahun 2026 pun tidak hanya menjadi momentum pelepasan dan pengukuhan capaian akademik mahasiswa. Lebih dari itu, panggung tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan mahasiswa dapat hadir dalam berbagai bentuk—dari keberanian berkompetisi, konsistensi berkarya, hingga ketekunan menjaga hafalan Al-Qur’an.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.