MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tugas kuliah tidak selalu berakhir sebagai arsip akademik. Dua mahasiswa Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Azza Nur Lailah dan Ni’matul Mahbubah, berhasil mengembangkan tugas perkuliahan menjadi artikel ilmiah yang terbit di Journal of Mathematics Learning Innovation (JMLI) Volume 5 Nomor 1 Tahun 2026, jurnal yang telah terakreditasi SINTA 4.
Artikel berjudul “Difficulties Of Children With Intellectual Disabilities In Solving Arithmetic Operations Through Scaffolding Assisted By Puzzle-Based Media” tersebut mengkaji kesulitan anak dengan disabilitas intelektual dalam menyelesaikan operasi aritmetika melalui pendekatan scaffolding berbantuan media berbasis puzzle.
Artikel itu merupakan output dari mata kuliah Psikologi Kognitif pada Pembelajaran Matematika yang diampu Ulfa Masamah, M.Pd. Dari proses perkuliahan, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan tugas sebagai bagian dari penilaian akademik, tetapi juga mengembangkan hasil kajian menjadi artikel yang memenuhi standar publikasi ilmiah.
Proses tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk melewati tahapan akademik yang lebih luas, mulai dari menemukan persoalan pembelajaran, mengembangkan gagasan, mengkaji literatur, menyusun tulisan ilmiah, hingga membawa hasil kajian ke ruang publikasi.
Dalam artikelnya, Azza dan Ni’matul menyoroti persoalan pembelajaran matematika pada anak dengan disabilitas intelektual. Fokus kajian diarahkan pada kesulitan dalam menyelesaikan operasi aritmetika serta penggunaan scaffolding yang didukung media berbasis puzzle sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik.
Kajian tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memahami angka dan melakukan perhitungan. Aspek kognitif peserta didik juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam merancang strategi pembelajaran. Karena itu, pemahaman terhadap psikologi kognitif dapat menjadi pijakan dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Bagi kedua mahasiswa, publikasi pada jurnal terakreditasi SINTA 4 menjadi pengalaman akademik sekaligus capaian dalam mengenal budaya penelitian dan publikasi ilmiah sejak masa perkuliahan. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan tugas akademik menjadi karya yang dapat dibaca dan dikaji dalam lingkungan akademik yang lebih luas.
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ruang kelas dapat menjadi titik awal lahirnya karya ilmiah. Ketika tugas perkuliahan dikembangkan melalui proses kajian dan penulisan yang serius, hasilnya dapat memiliki nilai lebih dari sekadar memenuhi kewajiban akademik.
Publikasi Azza Nur Lailah dan Ni’matul Mahbubah diharapkan dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa Tadris Matematika lainnya untuk mengembangkan tugas perkuliahan menjadi karya ilmiah yang inovatif, relevan, dan berkontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.