MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan alumni MAN 2 Kota Malang di kancah pendidikan internasional. Rania, alumni angkatan 2023, berhasil menembus program Kelas Khusus Internasional (KKI) Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan studi double degree di Tilburg University, Belanda.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa lulusan madrasah memiliki peluang besar untuk bersaing dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
Rania memilih Tilburg University setelah mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari sistem perkuliahan hingga kualitas lulusan dan lingkungan akademiknya yang dinilai mendukung mahasiswa internasional.
Baca juga: Ketua Komisi E DPRD Jatim Puji Salma, Siswi MAN 2 Kota Malang Borong 4 Penghargaan Internasional
Baca juga: Siswa MAN 2 Kota Malang Borong Empat Penghargaan Internasional di IESO 2026 Italia
“Saya memilih Belanda karena sistem perkuliahannya paling mirip dengan di Indonesia, jadi terasa lebih familiar.
Lulusannya juga banyak yang bagus. Selain itu, lingkungannya sangat mendukung dan muslim friendly, seperti tersedianya fasilitas mushola hingga tempat duduk khusus,” ujar Rania saat berkunjung ke sekolah asalnya.
Langkah menuju pendidikan internasional tersebut telah dirintis Rania sejak menempuh pendidikan di Universitas Indonesia melalui jalur KKI. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti skema double degree maupun single degree melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi mitra di luar negeri.
Rania menjadi salah satu alumni MAN 2 Kota Malang yang berhasil memanfaatkan peluang tersebut. Bahkan, ia tercatat sebagai alumni pertama MAN 2 Kota Malang yang menembus jalur KKI UI untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Kunjungan Rania ke MAN 2 Kota Malang bukan sekadar untuk bersilaturahmi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan khususnya Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., yang selama ini memberikan dukungan moral dan doa kepada para siswa.
“Terima kasih banyak untuk Pak Sam atas segala dukungan dan doanya selama ini untuk seluruh siswa. Semoga proses penyusunan skripsi dan sidang saya tahun depan berjalan lancar,” tutur Rania.
Menanggapi keberhasilan alumninya tersebut, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengaku bangga sekaligus bersyukur. Menurutnya, keberhasilan Rania merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan keberanian siswa dalam memanfaatkan berbagai peluang pendidikan.
“Kami sangat bangga dan bersyukur melihat Rania bisa melanjutkan pendidikan sampai ke Tilburg University, Belanda. Ini menunjukkan bahwa alumni MAN 2 Kota Malang memiliki kemampuan dan daya saing untuk berkiprah di tingkat internasional,” ungkap Samsudin.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari proses pendidikan yang dijalani Rania sejak berada di MAN 2 Kota Malang. Madrasah, kata Samsudin, tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan akademik, tetapi juga mendorong mereka memiliki karakter, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian untuk mengejar cita-cita setinggi mungkin.
“Kami selalu berusaha memberikan motivasi dan membuka wawasan anak-anak bahwa kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, termasuk ke luar negeri, itu sangat terbuka. Tinggal bagaimana mereka mempersiapkan diri, bekerja keras, dan berani mengambil kesempatan,” jelasnya.
Samsudin berharap keberhasilan Rania dapat menjadi inspirasi bagi siswa MAN 2 Kota Malang lainnya. Menurut dia, prestasi alumni merupakan bagian penting dari keberhasilan madrasah dalam mengantarkan peserta didik menuju masa depan.
“Kami berharap prestasi Rania ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah dicapai. Terus belajar, tingkatkan kompetensi, kuasai bahasa asing, dan manfaatkan setiap peluang untuk berkembang,” pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rania yang tetap menyempatkan diri berkunjung ke almamater dan berbagi pengalaman dengan lingkungan madrasah.
Bagi MAN 2 Kota Malang, keberhasilan alumni di perguruan tinggi internasional menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas pendidikan serta membangun wawasan global bagi peserta didik.
Kisah Rania sekaligus menunjukkan bahwa perjalanan menuju kampus dunia dapat dimulai dari madrasah. Dengan pendidikan yang kuat, kerja keras, doa, serta keberanian mengambil peluang, siswa madrasah pun mampu mengukir prestasi hingga ke tingkat internasional.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.