Langsung ke konten
Sabtu, 29 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Dari Masalah Fresh Graduate ke Panggung Internasional, Mirza Naashirotul Ummah Menang Business Pitching MABIMS 2026

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Persoalan yang dihadapi lulusan baru ketika memasuki dunia kerja justru menjadi pintu lahirnya sebuah gagasan inovatif. Dari persoalan akses informasi pekerjaan dan kesempatan magang, Mirza Naashirotul Ummah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berhasil membawa gagasan tersebut hingga meraih kemenangan dalam Business Pitching Competition MABIMS 2026 di Brunei Darussalam.

Dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari negara-negara anggota MABIMS tersebut, Mirza tergabung dalam sebuah tim yang mengangkat isu kesenjangan akses kerja bagi fresh graduates. Mereka melihat bahwa lulusan baru kerap menghadapi kesulitan menemukan informasi pekerjaan maupun program magang yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhannya.

Dari persoalan tersebut, tim Mirza menawarkan gagasan berupa wadah yang mempertemukan lulusan baru dengan peluang pekerjaan dan program magang yang relevan. Persoalan sosial dan dunia kerja tersebut kemudian diolah menjadi gagasan yang dipresentasikan melalui skema business pitching di hadapan peserta dan juri dalam forum internasional.

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa ruang inovasi mahasiswa tidak dibatasi oleh bidang studi yang sedang ditempuh. Sebagai mahasiswa PBA, Mirza justru mampu memasuki ruang kompetisi yang menuntut kemampuan membaca persoalan, menyusun solusi, membangun argumentasi, bekerja dalam tim, serta mengomunikasikan gagasan secara meyakinkan.

Business pitching juga menjadi ruang pembuktian bahwa kompetensi mahasiswa pendidikan dapat berkembang melampaui penguasaan materi akademik. Kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, kolaborasi, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat menjadi modal penting untuk menghadirkan gagasan yang memiliki nilai guna.

Capaian Mirza di MABIMS 2026 sekaligus membawa nama FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ke ruang kompetisi internasional. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk menguji gagasan, membangun jejaring lintas negara, sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perubahan dunia kerja.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi pesan bahwa inovasi tidak selalu berawal dari gagasan besar. Ia dapat dimulai dari persoalan sederhana yang ditemukan di sekitar, kemudian diolah melalui keberanian untuk bertanya, kemampuan menganalisis, dan kemauan menghadirkan solusi.

Dari persoalan fresh graduates, Mirza dan timnya menemukan sebuah peluang. Dari gagasan tersebut, mereka melangkah ke panggung internasional dan membuktikan bahwa mahasiswa FTIK UIN Malang tidak hanya mampu belajar di ruang kelas, tetapi juga membaca persoalan nyata dan mengubahnya menjadi gagasan yang kompetitif.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.