Langsung ke konten
Sabtu, 29 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Terpilih Muhammad Hidayat Pimpin PWI Pasuruan Raya 2026-2029, Pesan Bupati Rusdi Jaga Marwah Jurnalis

Muhammad Hidayat Pimpin PWI Pasuruan Raya 2026-2029, Mas Rusdi Sebut Keberadaan Jurnalis itu Penting PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Persatuan Wartawan

Muhammad Hidayat , ketua PWI Pasuruan Raya 2026-2029

Muhammad Hidayat , ketua PWI Pasuruan Raya 2026-2029 (Foto: Istimewa dok. Isbi)

Muhammad Hidayat Pimpin PWI Pasuruan Raya 2026-2029, Mas Rusdi Sebut Keberadaan Jurnalis itu Penting

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan Raya memiliki nahkoda baru. Muhammad Hidayat, jurnalis media Memorandum yang akrab disapa Kaji Day, resmi terpilih sebagai Ketua PWI Pasuruan Raya periode 2026-2029.

Pemilihan tersebut berlangsung dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Pasuruan Raya yang digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (29/8/2026).

Baca juga: Bupati Rusdi Sutejo dan Wabup Shobih Asrori Sapa Ribuan Warga Kabupaten Pasuruan usai Tuntaskan Retret

Baca juga: Bupati Rusdi Pastikan Nasib 3.661 PPPK Kabupaten Pasuruan Aman

Konfercab turut dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim. Proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi dan mendapatkan pengawasan dari jajaran PWI Jawa Timur.

Muhammad Hidayat menjadi calon tunggal dalam konfercab tersebut. Pimpinan Sidang Pleno dari Pengurus PWI Jawa Timur, Mahmud Suhermono, menyatakan Hidayat sah terpilih setelah seluruh tahapan administrasi dan persyaratan calon dinyatakan memenuhi ketentuan.

Sebanyak 11 anggota pemegang hak suara yang hadir dalam persidangan menyepakati penetapan Muhammad Hidayat secara aklamasi. Keputusan tersebut kemudian disahkan melalui ketukan palu pimpinan sidang.

“Karena ini sudah quorum dari seluruh pemegang hak suara dan seluruhnya sepakat,” ujar Mahmud.

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan kali ini menerapkan pengetatan regulasi sesuai instruksi PWI Pusat. Setiap kandidat diwajibkan mendaftarkan diri sekaligus melengkapi dokumen persyaratan yang selanjutnya diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai calon.

Usai dinyatakan terpilih, Muhammad Hidayat langsung menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi prioritas kepemimpinannya.

Salah satunya adalah melakukan rekonsiliasi internal untuk memperkuat kembali soliditas organisasi. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama beberapa tahun terakhir menjadi bahan evaluasi agar PWI Pasuruan Raya ke depan semakin kompak dan mampu menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.

“Kami ingin ada rekonsiliasi di tubuh PWI Pasuruan. Selama beberapa tahun tetap ada kegiatan, event, kompak, cuma ada sesuatu yang perlu dibenahi dari dalam. Makanya kesolidan harus tetap kita jaga,” kata Hidayat.

Ia menilai perkembangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks. Karena itu, organisasi profesi tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan rutin, tetapi juga harus mampu memperkuat kapasitas dan kompetensi para anggotanya.

Hidayat berkomitmen mendorong lebih banyak program peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan, uji kompetensi serta pengembangan keterampilan jurnalistik.

“Kami ingin ada penguatan kompetensi di masing-masing jurnalis, menggali SDM melalui berbagai pelatihan, uji kompetensi, bekerja sama dengan lembaga pendidikan. Muaranya tetap mengedepankan etika jurnalistik,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci agar wartawan mampu menjalankan profesinya secara profesional sekaligus menjaga kepercayaan publik.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Muhammad Hidayat sebagai Ketua PWI Pasuruan Raya periode 2026-2029.

Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi tersebut berharap PWI Pasuruan Raya terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi pers secara profesional dan bertanggung jawab.

Menurutnya, keberadaan wartawan memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Pers bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Keberadaan jurnalis itu penting sebagai penyambung lidah masyarakat, termasuk segala bentuk kegiatan pembangunan yang pemerintah lakukan, agar diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Mas Rusdi.

Ia juga berharap kepengurusan PWI Pasuruan Raya yang baru dapat terus menjaga sinergi dengan berbagai pihak, khususnya dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif kepada masyarakat.

“Selamat Mas Dayat terpilih sebagai Ketua PWI Pasuruan Raya yang baru,” ucapnya.

Terpilihnya Muhammad Hidayat sekaligus menjadi momentum baru bagi PWI Pasuruan Raya di tengah perubahan ekosistem media yang berlangsung sangat cepat.

Perkembangan teknologi digital, media sosial, hingga kemunculan berbagai platform informasi membuat wartawan dituntut semakin adaptif. Namun, perubahan teknologi tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan prinsip jurnalistik, verifikasi informasi, independensi, dan etika profesi.

Karena itu, agenda penguatan kompetensi yang disampaikan Hidayat menjadi penting untuk memastikan wartawan tetap mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipercaya masyarakat.

Di sisi lain, hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers juga diharapkan semakin konstruktif. Pemerintah membutuhkan media sebagai kanal informasi pembangunan, sementara pers memiliki fungsi kontrol sosial untuk memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian.

Dengan kepemimpinan baru periode 2026-2029, PWI Pasuruan Raya diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme anggotanya, serta terus menjaga marwah pers sebagai salah satu pilar penting demokrasi.

Konfercab PWI Pasuruan Raya ini pun menjadi awal bagi Muhammad Hidayat bersama jajaran kepengurusan baru untuk membangun organisasi yang lebih solid, kompeten, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.