MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani. Selain memberikan karpet merah bagi para medalis kejuaraan sains dan riset nasional, madrasah unggulan ini turut membuka jalur khusus serta beasiswa pendidikan bagi para penghafal Al-Qur’an (tahfidz).
Kendati demikian, berbeda dengan jalur medalis yang dibebaskan dari tes akademik murni, calon peserta didik baru yang mendaftar melalui jalur tahfidz tetap diwajibkan mengikuti uji kompetensi hafalan secara langsung. Kebijakan ini diterapkan demi memverifikasi kualitas serta keaslian hafalan para pendaftar di tengah persaingan yang kian kompetitif.
Syarat Minimal 10 Juz dan Pentingnya Uji Mutqin
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menjelaskan bahwa standar minimal bagi pendaftar jalur tahfidz adalah menguasai hafalan minimal 10 juz. Ia menekankan bahwa pihak madrasah memberlakukan uji hafalan secara ketat mengingat tingginya animo serta ketatnya persaingan dari para hafiz dan hafizah lintas daerah.
Baca juga: Supervisi 65 Tendik MAN 2 Kota Malang, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Kompetensi
“Untuk tahfidz, syarat minimal pendaftaran adalah 10 juz. Namun, mereka tidak serta-merta langsung lolos begitu saja. Harus melalui tahapan uji hafalan terlebih dahulu untuk memastikan kualitas dan kelancaran (mutqin) hafalannya,” ujar H. Samsudin saat ditemui di ruang kerjanya.
Apresiasi Beasiswa Penuh untuk Hafalan 30 Juz
Pelaksanaan uji kompetensi tahfidz ini nantinya akan digelar secara bersamaan dengan rangkaian seleksi jalur prestasi lainnya. Bagi calon peserta didik yang mampu membuktikan hafalan utuh sebanyak 30 juz serta dinyatakan lulus verifikasi ketat dari tim penguji, pihak madrasah telah menyiapkan fasilitas istimewa berupa jaminan diterima sekaligus apresiasi beasiswa pendidikan penuh selama satu tahun penuh.
H. Samsudin menambahkan bahwa langkah seleksi berlapis ini sengaja dihadirkan agar proses penjaringan bibit unggul tetap berjalan secara akuntabel, objektif, serta adil.
“Jika terbukti hafal 30 juz dan lulus ujian verifikasi, madrasah memberikan apresiasi beasiswa penuh selama 1 tahun. Mekanisme seleksi ini penting agar proses penjaringan tetap akuntabel, objektif, dan adil di tengah persaingan calon siswa yang sangat kompetitif,” pungkasnya.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.