Langsung ke konten
Sabtu, 7 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

POPDA 2026: Empat Atlet Pagar Nusa Perkuat IPSI Kabupaten Malang

Empat atlet Pagar Nusa memperkuat IPSI Kabupaten Malang di POPDA 2026 Ngawi, siap mengusung khidmah dan ukir prestasi.

Empat atlet Pagar Nusa tergabung ke dalam 12 atlet pencak silat Kabupaten Malang di Popda 2026 Ngawi./dok.Rofii

Empat atlet Pagar Nusa tergabung ke dalam 12 atlet pencak silat Kabupaten Malang di Popda 2026 Ngawi./dok.Rofii

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Empat pesilat Pagar Nusa Kabupaten Malang mengikuti Popda 2026 di Ngawi.

Mereka menjadi bagian dari 12 atlet yang memperkuat kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 cabang olahraga pencak silat di Ngawi, 6–11 November 2026.

Keikutsertaan empat atlet tersebut menjadi wujud kontribusi Pagar Nusa Kabupaten Malang dalam pembinaan dan pengembangan prestasi pencak silat pelajar.

Baca juga: Pagar Nusa Kabupaten Malang Gelar Penataran Pelatih Tahap IV 2026, Siapkan Pelatih Pembentuk Karakter Pendekar

Popda 2026 Ngawi

Empat Atlet Pagar Nusa Gabung Kontingen IPSI Kab. Malang

Mereka tidak berangkat sebagai kontingen perguruan tersendiri, melainkan membawa nama Kabupaten Malang bersama atlet-atlet dari berbagai perguruan di bawah naungan IPSI.

Empat atlet Pagar Nusa yang memperkuat kontingen tersebut adalah Azza Ilmiah Nur Fitri dari SMA Negeri 1 Tumpang, Aisyah Alya Ummah dari SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Leni Anggraini dari MA Al Hidayah Wajak, dan Ahmad Dhani Rahmatullah dari SMA Negeri 1 Turen.

Secara keseluruhan, kontingen IPSI Kabupaten Malang di Popda 2026 diperkuat 12 atlet pelajar yang berasal dari empat perguruan. Selain Pagar Nusa, terdapat Persinas ASAD dengan empat atlet, Tapak Suci tiga atlet, serta Perisai Diri satu atlet.

Iklan

Ajang POPDA yang diselenggarakan Pengprov Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga ini menjadi ruang penjaringan bakat, evaluasi hasil pembinaan, sekaligus seleksi atlet pelajar potensial untuk dipersiapkan menuju kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

Pembinaan dan Target Prestasi

Pelatih Ahmad Basori (tengah) bersama empat atlet Pagar Nusa di Popda 2026 Ngawi./dok.Rofii
Pelatih Ahmad Bashori (tengah) bersama empat atlet Pagar Nusa di Popda 2026 Ngawi./dok.Rofii

Binpres IPSI Kabupaten Malang, Suhud Indratno, S.Or., berharap para atlet yang berlaga mampu mengikuti jejak para seniornya dengan kembali menorehkan prestasi terbaik.

“Kami berharap atlet-atlet IPSI Kabupaten Malang pada event POPDA tahun 2026 ini dapat mengikuti jejak seniornya untuk kembali menorehkan prestasi dan hasil terbaik bagi IPSI Kabupaten Malang secara khusus dan masyarakat Kabupaten Malang pada umumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Bashori, S.Pd., salah satu pelatih kontingen IPSI Kabupaten Malang dari Perguruan Pagar Nusa, menegaskan bahwa persiapan atlet telah dilakukan secara maksimal, mulai dari pemusatan latihan atau training camp (TC) hingga pelaksanaan pertandingan.

Menurutnya, perjuangan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab pelatih dan peserta, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Kami, tim POPDA IPSI Kabupaten Malang, baik atlet maupun pelatih, akan berusaha dan berjuang secara maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Malang,” ungkap Bashori.

“Untuk itu, kami memohon dukungan dan doa dari berbagai pihak, baik perguruan, lembaga, para orang tua atlet, maupun seluruh masyarakat Kabupaten Malang,” pintanya.

Tim pelatih kontingen IPSI Kabupaten Malang terdiri Ahmad Bashori, S.Pd., dari Pagar Nusa; Eko Hendri Wicaksono, S.Pd., dari Perisai Diri; serta Zulfikar Ubaidillah Riky, S.Pd., dari PSHT.

Keterlibatan pelatih dari berbagai perguruan tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi dalam pembinaan olahraga pencak silat. Perbedaan perguruan tidak menjadi penghalang untuk membangun kekuatan bersama demi prestasi daerah.

Iklan

Baca juga: Baiat 16 Santri Pagar Nusa Ampel Gading, Pengabdian Dimulai dari Akhlak

Doa Restu dan Khidmah Pagar Nusa

Saiful Anam mengulas tentang jatuh cinta, disertai dengan The Art of Loving dari Erich Fromm./dok.istimewa
Saiful Anam, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Malang./dok.istimewa

Dukungan moral juga disampaikan Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam. Atas nama keluarga besar Pagar Nusa Kabupaten Malang, ia memohon doa restu dan pangestu para kiai, guru, serta sesepuh bagi para atlet yang sedang berjuang di POPDA 2026.

“Kami segenap keluarga besar Pagar Nusa Kabupaten Malang memohon doa restu dan pangestu poro kiai, poro guru, serta poro sesepuh untuk atlet Pagar Nusa Kabupaten Malang yang sedang berjuang dalam ajang POPDA di Ngawi, 6–11 November 2026,” tuturnya.

Ia berharap seluruh atlet senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta dijauhkan dari segala bahaya dan cedera selama pertandingan.

“Mugi Allah SWT paring sehat, slamet, lancar, dijauhkan saking sedaya bebaya lan cidera, serta diparingi kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan. Semoga perjuangan ini membawa keberkahan, menjadi ladang khidmah, serta mengukir prestasi yang membanggakan. La Ghaliba Illa Billah,” ungkapnya.

Baca juga: Raih Juara Umum 3 Kejurwil Banyuwangi, Pagar Nusa Kabupaten Malang Jaga Tradisi Juara

Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, jajaran pengurus IPSI Kabupaten Malang turut mengambil peran, di antaranya Ahmad Santosa, S.H., selaku Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang; Suhud Indratno, S.Or., selaku Binpres; dan Chusnul Chowatim, S.Pd., dari jajaran pengurus IPSI Kabupaten Malang.

Bagi Pagar Nusa, keikutsertaan empat atlet dalam POPDA 2026 bukan semata-mata tentang hasil pertandingan atau perolehan medali. Lebih dari itu, kesempatan tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi, pembinaan generasi muda, dan ikhtiar menjaga tradisi prestasi pencak silat.

Pada saat yang sama, kebersamaan dalam kontingen IPSI menjadi gambaran bahwa prestasi olahraga daerah dapat tumbuh melalui sinergi dan persaudaraan ant perguruan.

Dengan semangat disiplin, sportivitas, doa, dan kerja keras, para atlet diharapkan mampu memberikan kemampuan terbaik serta membawa kebanggaan bagi Kabupaten Malang.***

Kontributor: Rofii

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.