Langsung ke konten
Jumat, 23 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Statistika UB Gandeng Diskominfo Kabupaten Malang, Dorong Smart Governance Berbasis AI

Departemen Statistika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM), Universitas Brawijaya (UB), melaksanakan kegiatan Dosen Berkarya di Dinas

Potret bersama tim dosen Departemen Statistika UB saat melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Diskominfo Kabupaten Malang.

Potret bersama tim dosen Departemen Statistika UB saat melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Diskominfo Kabupaten Malang. (Foto: Humas UB)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Departemen Statistika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM), Universitas Brawijaya (UB), melaksanakan kegiatan Dosen Berkarya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang pada Senin (19/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam pemanfaatan Sains Data (Data Science), khususnya teknologi Machine Learning, untuk mendukung implementasi Smart Governance.

Kegiatan yang diketuai oleh Dr. Evellin Dewi Lusiana, S.Si., M.Si. ini dilaksanakan melalui diskusi bersama Suci Satri Satiti, M.T., selaku Kepala Bidang Data dan Statistik Diskominfo Kabupaten Malang. Diskusi berfokus pada identifikasi kebutuhan dan tantangan pemanfaatan Big Data dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data (evidence-based policy).

Hasil diskusi menunjukkan bahwa pemanfaatan analisis Big Data di lingkungan Diskominfo Kabupaten Malang masih cenderung berfokus pada pengolahan data berbasis teks (text analysis). Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kemampuan analitik untuk mengolah data tidak terstruktur lainnya, khususnya data gambar atau citra (image analysis), yang berpotensi dimanfaatkan dalam pemantauan infrastruktur, kondisi lingkungan, serta perencanaan pembangunan daerah.

Suasana sesi diskusi interaktif antara tim dosen Statistika UB dan pihak Diskominfo Kabupaten Malang.
Suasana sesi diskusi interaktif antara tim dosen Statistika UB dan pihak Diskominfo Kabupaten Malang. (Foto: Humas UB)

Baca juga: Dosen Departemen Psikologi UM Edukasi Masyarakat Desa Pandanajeng Kabupaten Malang tentang Parenting Partisipatif untuk Perkuat Resiliensi Keluarga dan Benteng Pencegahan NAPZA

Baca juga: Mahasiswa FH Aachen Jerman Perdalam Riset Fermentasi Teh di Universitas Brawijaya, Wujud Nyata Internasionalisasi Departemen Biologi

Sebagai salah satu alternatif solusi, tim dosen Departemen Statistika UB memperkenalkan pendekatan Ensemble Learning dan Deep Learning. Kedua pendekatan Machine Learning tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan analisis data yang kompleks, termasuk klasifikasi, prediksi, dan pengenalan pola pada data citra.

Iklan

Selain diskusi dan identifikasi kebutuhan, kegiatan ini juga menghasilkan handbook Ensemble Learning dan Deep Learning untuk Smart Governance sebagai bahan referensi dalam pengembangan kapasitas analitik data di lingkungan pemerintah daerah. Handbook tersebut diharapkan dapat menjadi landasan awal bagi eksplorasi dan penerapan teknologi kecerdasan buatan sesuai kebutuhan Diskominfo Kabupaten Malang.

Upaya tersebut sejalan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi teknologi analitik, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis bukti. Selain itu, kolaborasi antara Universitas Brawijaya dan Diskominfo Kabupaten Malang turut mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan Dosen Berkarya ini, Departemen Statistika UB berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan pemanfaatan Sains Data dan kecerdasan buatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong transformasi digital pemerintahan menuju Smart Governance yang lebih inovatif, efektif, dan berbasis data.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.