Langsung ke konten
Minggu, 6 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Koperasi SBW Kejar Target 2026, Sri Untari Tekankan Layanan Digital dan Hibrida

Langkah strategis tersebut dikukuhkan melalui Rapat Pembekalan Pembina Pendamping Lapangan (PPL) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Koperasi SBW, Dr.

Suasana Rapat Pembekalan Pembina Pendamping Lapangan (PPL) Koperasi SBW yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dr. Sri Untari Bisowarno guna mengevaluasi kinerja dan mengoptimalkan layanan digital anggota.

Suasana Rapat Pembekalan Pembina Pendamping Lapangan (PPL) Koperasi SBW yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dr. Sri Untari Bisowarno guna mengevaluasi kinerja dan mengoptimalkan layanan digital anggota.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) terus memacu kinerja pelayanan dan pencapaian target usaha pada pertengahan tahun 2026. Langkah strategis tersebut dikukuhkan melalui Rapat Pembekalan Pembina Pendamping Lapangan (PPL) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Koperasi SBW, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP.

Kegiatan yang melibatkan 7 pengurus, 3 pengawas, 17 PPL, serta 2 Kepala Seksi (Kasie) ini secara khusus membahas persiapan turun kelompok, evaluasi lini bisnis caturwulan kedua, hingga mitigasi risiko dan rencana kerja tahun depan. Dalam arahannya, Dr. Sri Untari memaparkan bahwa pencapaian kinerja Koperasi SBW secara keseluruhan telah menyentuh angka 96 persen hingga caturwulan kedua tahun ini.

Ketua Umum Koperasi SBW tersebut menjelaskan bahwa pengurus terus melakukan evaluasi mendalam, khususnya pada sektor Simpan Pinjam. Menurutnya, kontribusi dari unit usaha penyewaan mobil (rent car) dan kafe sangat membantu menopang operasional koperasi, yang juga turut didukung oleh keberhasilan efisiensi beban usaha hingga mencapai 2 persen.
Guna memperkuat performa bisnis sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi anggota, manajemen Koperasi SBW gencar menyosialisasikan pemanfaatan layanan digital seperti SAMKOPI dan Fastpay. Sri Untari menyebutkan bahwa koperasi juga meluncurkan inovasi program paket sembako menarik, termasuk paket beras SPHP dengan rentang harga Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Ia menginstruksikan seluruh PPL untuk aktif memantau dan mendorong partisipasi anggota di masing-masing kelompok dampingan.

Baca juga: Perkuat Pelayanan Prima, Koperasi SBW Malang Kumpulkan Puluhan Karyawan dalam Rapat Evaluasi Bulanan

Iklan

Baca juga: Reses Masa Sidang III, DPRD Provinsi Jatim Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., Bersama Anggota Koperasi SBW Malang Raya

Menjawab tantangan mobilitas para anggota, Koperasi SBW kini mulai mengadaptasi teknologi dalam pertemuan kelompok. Para PPL diminta untuk mendampingi Penanggung Jawab (PJ) kelompok dalam menguji coba skema pertemuan hibrida memanfaatkan platform Google Meet atau Zoom, lengkap dengan sistem presensi digital.

“Pertemuan virtual bisa dilakukan untuk mempermudah partisipasi, namun pertemuan tatap muka tetap wajib dilakukan berkala. Kehadiran anggota menjadi poin penting dalam analisis kelayakan pinjaman,” tegas Sri Untari mengingatkan jajarannya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Koperasi SBW tidak sekadar mengejar profitabilitas ekonomi, melainkan terus mengucurkan program kemanfaatan sosial. Selama bulan Agustus 2026, koperasi tercatat telah mendistribusikan bantuan rawat inap bagi anggota dan keluarga, santunan duka, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), hingga fasilitas kapitasi kesehatan DPP.

Dalam waktu dekat, koperasi ini bersiap menggelar program Prolanis pada 25 September 2026 serta membuka pendaftaran fasilitas pinjaman pendidikan bagi putra-putri anggota yang sedang menempuh pendidikan tinggi. Melalui serangkaian pembekalan ini, seluruh petugas lapangan diharapkan memiliki basis data yang kuat, mampu menertibkan administrasi, dan tampil sebagai jembatan informasi yang efektif antara pengurus dengan anggota di tingkat akar rumput.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.