Langsung ke konten
Rabu, 9 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Geber Digitalisasi Layanan, Koperasi SBW Malang Gelar Rapat K2D Bersama Sri Untari

Sri Untari Bisowarno, M.AP., ini berlangsung dinamis di Aula Lantai 3 Kantor Koperasi SBW, Jalan Raden Intan, Kota Malang, pada Senin (7/9).

Suasana Rapat Pertemuan Kelompok Dua Puluh (K2D) Koperasi SBW Malang yang dihadiri ratusan pengurus dan PJ kelompok di Aula Lantai 3 Kantor Koperasi SBW, Kota Malang, Senin (7/9).

Suasana Rapat Pertemuan Kelompok Dua Puluh (K2D) Koperasi SBW Malang yang dihadiri ratusan pengurus dan PJ kelompok di Aula Lantai 3 Kantor Koperasi SBW, Kota Malang, Senin (7/9).

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dalam upaya memperkuat tata kelola usaha dan mendorong perluasan digitalisasi layanan, Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) kembali menyelenggarakan Rapat Pertemuan Kelompok Dua Puluh (K2D). Pertemuan rutin bulanan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kopmen SBW, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., ini berlangsung dinamis di Aula Lantai 3 Kantor Koperasi SBW, Jalan Raden Intan, Kota Malang, pada Senin (7/9).

Forum strategis ini dihadiri oleh sekitar 260 peserta yang meliputi jajaran pengurus, pengawas, Petugas Pendamping Lapangan (PPL), Penanggung Jawab Kelompok (PJ), kepala seksi, hingga para koordinator usaha. Kegiatan ini difokuskan sebagai wadah sosialisasi perkembangan usaha, pemaparan kondisi keuangan, dinamika keanggotaan, serta operasional toko kepada para PJ agar informasi tersebut dapat tersalurkan dengan baik ke seluruh anggota di tingkat kelompok.

Sebelum memasuki agenda musyawarah, para peserta dibekali dengan sosialisasi teknis terkait digitalisasi layanan SAMKOPI (Samsat Koperasi) dan Fastpay yang dibawakan oleh Andri. Sesi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis agar para PJ mampu mengoptimalkan dan mengawal jalannya transaksi digital di masing-masing kelompok mereka.

Baca juga: Dorong Digitalisasi UMKM Desa Campurejo, Mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Laksanakan Program Digitalisasi dan Sosialisasi UMKM Pendampingan QRIS, Google Maps, dan Website Desa

Iklan

Baca juga: Koperasi SBW Kejar Target 2026, Sri Untari Tekankan Layanan Digital dan Hibrida

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi doa bersama yang dipandu oleh Sri Untari, dikhususkan bagi jajaran PJ yang tengah sakit maupun yang sedang tertimpa musibah. Dalam kesempatan yang sama, pengurus juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa tugas PJ dan PPL periode September secara simbolis.

Di hadapan ratusan peserta, Sri Untari memberikan apresiasi mendalam dan menggarisbawahi peran krusial para PJ sebagai pilar utama yang menjaga napas keberlangsungan lembaga. Ia menegaskan bahwa ibu-ibu PJ adalah garda yang tangguh dalam membantu lembaga meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif anggota pada setiap musyawarah kelompok.

Agenda utama rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari berbagai lini kepengurusan. Kondisi bidang usaha dan keuangan dijabarkan secara rinci oleh Hj. Sudiastuti, Dra. Jujun Harjuni, dan Tri Retno Ririn. Sementara itu, bidang kelembagaan disampaikan secara bergantian oleh Mirna Anggraini, I Gusti Ayu, serta Benedecta. Pengawas koperasi juga turut menyampaikan evaluasi menyeluruh terkait pengawasan operasional dan kinerja keuangan lembaga secara terukur.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan ini, manajemen Koperasi SBW menyoroti dua instruksi krusial. Seluruh kelompok diinstruksikan untuk segera menyusun prediksi capaian target omset dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Selain itu, guna memperkuat pondasi organisasi, pihak pengurus menegaskan komitmennya untuk menampung seluruh masukan serta aspirasi anggota demi penyempurnaan struktur dan pelayanan kelembagaan. Acara ini pun ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana para peserta saling melempar masukan konstruktif demi mendorong efisiensi operasional dan kemajuan berkelanjutan Koperasi SBW.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.