JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang berbagai pihak terlibat. Tdak hanya terlihat dari ramainya para muktamirin dan warga. Kepedulian juga datang dari para pedagang pasar yang tergabung dalam DPD APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Kabupaten Jombang.
Sebanyak 650 anggota APPSI Jombang turut mengambil bagian dalam menyemarakkan perhelatan besar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Salah satunya dengan membuka gerai kopi dan minuman gratis serta menyediakan camilan ringan bagi masyarakat, muktamirin, dan pengguna jalan di sejumlah titik sekitar jalur menuju lokasi Muktamar, Kamis (27/8/2026).
Aksi sosial tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus rasa syukur para pedagang pasar karena Muktamar NU ke-35 dapat digelar di Jombang, khususnya di kawasan Tambakberas.
Baca juga: Khidmah, Sekjen DPP APERSI Berangkat Hadiri Pembukaan Muktamar NU ke-35 di Jombang
Salah satu gerai yang mendapat perhatian berada di sekitar jalur menuju lokasi Muktamar. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya muktamirin dan pengguna jalan yang mampir untuk menikmati kopi dan minuman yang disediakan secara cuma-cuma.
Sedikitnya 1.400 gelas telah disiapkan dan ludes dalam waktu relatif singkat. Karena tingginya antusiasme, persediaan minuman bahkan kembali ditambah.
“Salah satu motivasi saya dan teman-teman pedagang, seumur-umur kita ini belum tentu ketemu lagi acara Muktamar NU ini. Hari ini habis 1.400 gelas, ini masih kurang. Sudah habis, kita beli lagi,” ungkap salah satu perwakilan pedagang.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk membagikan minuman dan makanan ringan. Lebih dari itu, para pedagang ingin ikut memberikan pelayanan sederhana kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk menghadiri Muktamar NU ke-35.
Ketua DPD APPSI Kabupaten Jombang, Abdul Ghopar, turut memantau kegiatan tersebut. Ia bahkan ikut mengunjungi gerai yang menyediakan kopi dan minuman gratis untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik sekaligus memberikan dukungan kepada para pedagang yang terlibat.
Dalam kunjungannya, Abdul Ghopar melihat langsung antusiasme warga dan muktamirin yang memanfaatkan layanan gratis tersebut. Kehadiran jajaran APPSI di tengah kegiatan juga menjadi bentuk dukungan terhadap aksi sosial yang dilakukan para anggotanya.
Sementara itu, Zubaidi, salah satu pihak yang turut terlibat dalam kegiatan gerai tersebut, ikut melayani para muktamirin dan masyarakat yang datang. Para pedagang secara bergantian menyediakan minuman serta camilan ringan sebagai bentuk keramahan kepada tamu-tamu yang datang ke Jombang.
Suasana di sekitar lokasi pun semakin semarak. Para pedagang bersama anggota APPSI bergantian melayani warga dan muktamirin yang melintas, sembari ikut merasakan atmosfer perhelatan Muktamar NU yang berlangsung di Jombang.
Kegiatan pembagian minuman dan camilan gratis tersebut dijadwalkan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga malam hari. Para pedagang bahkan berkomitmen untuk terus menyediakan layanan tersebut hingga rangkaian kegiatan Muktamar berakhir.
“Buka jam 07.00 sampai malam, insyaallah sampai tanggal 31 Agustus 2026,” ujarnya.
Keterlibatan 650 anggota APPSI Jombang menunjukkan bahwa Muktamar NU ke-35 bukan hanya menjadi agenda para ulama, pengurus, dan muktamirin. Perhelatan tersebut juga menjadi momentum kebersamaan masyarakat Jombang, termasuk para pedagang pasar yang ikut mengambil peran dengan cara sederhana namun penuh makna.
Bagi para pedagang, menyediakan minuman dan camilan gratis merupakan bentuk khidmah. Di tengah kesibukan berdagang, mereka ingin memberikan sesuatu yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang datang dan turut menyukseskan Muktamar NU ke-35.
Semangat gotong royong tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat Jombang menyambut para tamu Muktamar dengan keramahan dan kepedulian. Perhelatan besar NU ini pun tidak hanya terasa di arena persidangan, tetapi juga di sepanjang jalan dan ruang-ruang publik di sekitar Tambakberas.
Bagi para pedagang pasar, secangkir kopi dan segelas minuman mungkin merupakan hal sederhana. Namun di tengah momentum Muktamar NU ke-35, pemberian tersebut menjadi simbol persaudaraan, keramahan, dan semangat khidmah untuk NU serta masyarakat Jombang.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.