MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Publikasi pada jurnal terindeks Scopus dan Sinta membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menulis. Mahasiswa perlu memiliki gagasan penelitian yang jelas, metodologi yang tepat, argumentasi ilmiah yang kuat, serta strategi memilih jurnal yang sesuai.
Hal tersebut ditekankan Dr. Imam Rofiki, M.Pd., dosen dan peneliti Departemen Matematika FMIPA serta Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM), saat menjadi pemateri pertama Math-Research Accelerator: Workshop & Pendampingan Intensif Publikasi Ilmiah Mahasiswa pada Jurnal Bereputasi Scopus dan Sinta di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 1 Gedung Megawati tersebut secara khusus ditujukan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FTIK UIN Malang dalam menghasilkan dan mempublikasikan karya ilmiah.
Mengangkat materi “Pendampingan Publikasi Ilmiah Jurnal Terindeks Scopus dan Sinta bagi Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika”, Imam menekankan pentingnya membangun artikel melalui proses penelitian yang sistematis.
Menurutnya, kualitas artikel tidak dapat dilepaskan dari kualitas gagasan dan penelitian yang mendasarinya. Ide penelitian harus memiliki fokus yang jelas, ditopang kajian literatur yang relevan, menggunakan metode yang sesuai, serta menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tahap berikutnya adalah kemampuan mengolah hasil penelitian menjadi pembahasan yang menunjukkan kontribusi ilmiah. Unsur tersebut menjadi pertimbangan penting sebelum sebuah naskah diarahkan kepada jurnal yang menjadi target publikasi.
Imam juga menekankan pentingnya mahasiswa mengenali karakteristik jurnal yang dituju. Penulis perlu memahami ruang lingkup (scope) jurnal, karakteristik artikel yang diterbitkan, struktur naskah, hingga ketentuan teknis publikasi.
Pemahaman tersebut diperlukan agar artikel yang disiapkan tidak hanya berkualitas secara substansi, tetapi juga memiliki kesesuaian dengan jurnal yang ditargetkan. Strategi publikasi, dengan demikian, tidak dimulai setelah artikel selesai ditulis, melainkan sejak peneliti menentukan arah dan posisi risetnya.
Pendampingan berlangsung secara interaktif dengan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mendiskusikan dan memperkuat gagasan penelitian. Dalam proses tersebut, mahasiswa juga diarahkan untuk memahami tahapan publikasi yang menuntut ketelitian, konsistensi, serta keterbukaan terhadap masukan.
Proses review dan revisi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari publikasi ilmiah. Naskah yang mendapatkan masukan dari editor maupun reviewer perlu diperbaiki berdasarkan substansi dan argumentasi ilmiah yang dipersoalkan, sehingga kualitas artikel dapat terus ditingkatkan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Magister Pendidikan Matematika FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat budaya riset mahasiswa. Pendampingan publikasi diarahkan agar mahasiswa tidak berhenti pada tahap menghasilkan ide atau menyelesaikan penelitian, tetapi mampu mengkomunikasikan hasil riset melalui karya ilmiah yang memenuhi standar publikasi.
Melalui sesi pertama Math-Research Accelerator, mahasiswa memperoleh penguatan bahwa publikasi ilmiah merupakan rangkaian proses yang dimulai dari perumusan masalah, pengembangan penelitian, penyusunan artikel, pemilihan jurnal, hingga menghadapi proses review dan revisi.
Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong mahasiswa Magister Pendidikan Matematika semakin aktif menghasilkan karya ilmiah sekaligus menempatkan hasil penelitian mereka dalam percakapan akademik yang lebih luas.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.