Langsung ke konten
Rabu, 23 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Bukan Sekadar Data Akreditasi, FTIK dan CDC UIN Malang Dorong Tracer Study Jadi Instrumen Peningkatan Mutu

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tracer study tidak semestinya berhenti sebagai angka dalam laporan akreditasi. Data alumni dapat menjadi sumber informasi penting untuk membaca relevansi pendidikan, kompetensi lulusan, masa transisi menuju dunia kerja, hingga kebutuhan profesional yang terus berkembang.

Perspektif tersebut menjadi perhatian Career Development Center (CDC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam kegiatan monitoring hasil tracer study di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Malang, Selasa (22/9/2026).

Monitoring yang berlangsung di ruang Dekan FTIK tersebut dihadiri Dekan FTIK Prof. Dr. Muhammad Walid, M.A., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Marno, M.Ag., PIC Tracer Study Maryam Faizah, serta tenaga kependidikan Iswahyudin.

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan strategi pelaksanaan tracer study agar data yang dihimpun mampu memberikan gambaran lebih utuh mengenai perjalanan alumni setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Kepala CDC UIN Malang, Ahmad Ghozi, menyoroti capaian response rate sejumlah program studi yang masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, peningkatan partisipasi alumni perlu didukung dengan koordinasi yang lebih kuat antara fakultas dan program studi, komunikasi yang aktif dengan alumni, serta optimalisasi jejaring alumni.

Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan response rate bukanlah tujuan akhir dari tracer study.

“Yang kita butuhkan bukan sekadar angka. Data tracer study harus menjadi bahan untuk melihat apakah kompetensi lulusan masih relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Ghozi.

Iklan

Pernyataan tersebut menempatkan tracer study bukan sekadar instrumen pendataan alumni, melainkan sebagai sumber feedback bagi pengembangan pendidikan. Data mengenai masa tunggu memperoleh pekerjaan, kesesuaian pekerjaan dengan bidang pendidikan, kompetensi yang digunakan di dunia kerja, hingga perkembangan karier alumni dapat memberikan informasi mengenai relevansi pembelajaran yang telah ditempuh mahasiswa.

Bagi program studi, informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk mengidentifikasi kekuatan sekaligus ruang pengembangan dalam proses pendidikan. Pengalaman alumni setelah memasuki dunia kerja dapat memberikan perspektif mengenai kompetensi yang masih relevan, kompetensi yang perlu diperkuat, serta perubahan kebutuhan profesional yang perlu direspons oleh perguruan tinggi.

Hasil tracer study juga dapat dihubungkan dengan evaluasi kurikulum. Ketika pengalaman alumni dibaca secara sistematis, program studi memiliki basis informasi untuk meninjau kembali apakah capaian pembelajaran dan kompetensi yang dikembangkan selama masa studi telah selaras dengan dinamika masyarakat dan dunia kerja.

Dalam konteks tersebut, tracer study menjadi bagian dari siklus peningkatan mutu pendidikan. Kampus mendidik mahasiswa, lulusan memasuki dunia kerja, alumni memberikan umpan balik melalui tracer study, kemudian informasi tersebut digunakan untuk mengevaluasi dan mengembangkan proses pembelajaran.

Bagi FTIK dan CDC UIN Malang, penguatan koordinasi antara fakultas, program studi, dan alumni menjadi bagian penting agar siklus tersebut berjalan secara berkelanjutan. Semakin baik kualitas dan pemanfaatan data alumni, semakin besar pula peluang perguruan tinggi memperoleh gambaran faktual mengenai dampak pendidikan setelah mahasiswa meninggalkan kampus.

Dengan demikian, data alumni tidak berhenti sebagai dokumen administratif. Tracer study dapat menjadi salah satu cermin bagi FTIK untuk membaca relevansi pendidikan secara lebih nyata sekaligus merumuskan pengembangan pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Penguatan tracer study pada akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak alumni yang mengisi instrumen, tetapi tentang sejauh mana pengalaman dan perjalanan alumni dapat kembali menjadi pengetahuan bagi kampus untuk memperbaiki mutu pendidikan

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.