Langsung ke konten
Minggu, 23 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Nasional

MGMP Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan Gelar Pelatihan Implementasi Kurikulum Deep Learning di SMAN 1 Purwosari

MGMP Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan menggelar pelatihan implementasi kurikulum Deep Learning

MGMP Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan menggelar pelatihan implementasi kurikulum Deep Learning

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan menggelar pelatihan implementasi kurikulum Deep Learning. Bertema Dunia dalam Kelas: Pembuatan Media Metaverse Terintegrasi Growth Mindset untuk Pembelajaran Mendalam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru Geografi dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan mendorong pola pikir berkembang (growth mindset) pada peserta didik.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni secara daring pada Selasa, 4 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan secara luring pada Rabu, 5 Agustus 2026 di SMA Negeri 1 Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini menindaklanjuti surat dari MGMP Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan kepada para guru mata pelajaran Geografi di bawah binaan, pendamping, serta koordinator MGMP Geografi SMA Kabupaten dan Kota Pasuruan.

Dua akademisi Universitas Negeri Malang (UM) dipercaya menjadi narasumber utama, yakni Fatiya Rosyida, M.Pd. dan Alfi Sahrina, M.Pd.Pada hari pertama, pelatihan dilaksanakan secara daring dengan fokus pada penguatan konsep growth mindset dan deep learning, sekaligus pengenalan teknologi metaverse sebagai media pembelajaran virtual interaktif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dan arahan dari Ketua Pelaksana, Dr. Tuti Mutia, M.Pd., bersama Ketua MGMP Geografi Kabupaten Pasuruan, Binawan Rasi Putro, S.Pd.Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai membangun growth mindset melalui deep learning, pengenalan metaverse sebagai media virtual interaktif, hingga sesi tanya jawab dan persiapan teknis untuk pelaksanaan praktik secara tatap muka.

Materi tersebut disampaikan oleh Fatiya Rosyida, M.Pd., yang juga merupakan dosen Universitas Negeri Malang. Kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi platform metaverse untuk pendidikan oleh tim pendamping dan instruktur teknologi informasi.

Sementara itu, hari kedua yang dilaksanakan secara luring di SMA Negeri 1 Purwosari lebih diarahkan pada praktik langsung atau hands-on. Para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga diarahkan untuk membuat media pembelajaran metaverse yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Geografi.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Pengantar kegiatan disampaikan oleh Dr. Tuti Mutia, M.Pd., kemudian sambutan Ketua MGMP Geografi Kabupaten Pasuruan Binawan Rasi Putro, S.Pd.Kepala SMA Negeri 1 Purwosari, Trisnurini Tantrianingrum, S.Pd., M.M., turut memberikan sambutan. Sementara itu, Pengawas SMA Kabupaten/Kota, Arini Hidayati, M.Pd., juga memberikan arahan kepada para peserta.Memasuki sesi inti, Alfi Sahrina, M.Pd., selaku instruktur utama, memberikan pengantar mengenai pembuatan media metaverse untuk pembelajaran Geografi.

Peserta kemudian mengikuti praktik pembuatan akun dan mendesain lingkungan virtual Geografi. Dalam sesi berikutnya, peserta diarahkan mengintegrasikan berbagai aset pembelajaran, seperti materi, gambar, serta objek tiga dimensi ke dalam lingkungan virtual.

Konsep growth mindset juga diintegrasikan dalam skenario pembelajaran yang dikembangkan. Dengan pendekatan tersebut, media metaverse tidak sekadar menjadi teknologi visual yang menarik, tetapi diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang mendorong siswa aktif mengeksplorasi, mencoba, memecahkan masalah, dan mengembangkan kemampuan berpikir.

Pelatihan ditutup dengan evaluasi serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL). Melalui RTL tersebut, para guru diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran berbasis metaverse di sekolah masing-masing.

Pelaksanaan pelatihan ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran membutuhkan kesiapan guru dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan metaverse dalam pembelajaran Geografi diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata dan menarik, terutama ketika materi membutuhkan visualisasi ruang, lingkungan, fenomena alam, maupun interaksi antarruang.Dengan penguatan deep learning dan growth mindset, pembelajaran Geografi diharapkan tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi juga mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, dan keberanian peserta didik untuk terus belajar serta berkembang.

MGMP Geografi Kabupaten dan Kota Pasuruan pun diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan bagi guru untuk berbagi praktik baik, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta memperkuat kualitas pendidikan di tingkat SMA.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.