Langsung ke konten
Senin, 31 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Hadiri Pelatihan Fundraising CSR di Muktamar ke-35 NU, LAZISNU PCNU Ngawi Siap Perkuat Gerakan Filantropi

LAZISNU PCNU Ngawi siap memperkuat gerakan filantropi usai menghadiri Pelatihan Fundraising CSR di Muktamar ke-35 NU.

Agus Pujomindarto, S.E. koordinator fundraising NU-Care LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi presentasi di depan pakar filantropi Indonesia dalam acara Pelatihan Fundraising CSR spesial Muktamar ke-35 NU 2026./dok.QONY

Agus Pujomindarto, S.E. koordinator fundraising NU-Care LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi presentasi di depan pakar filantropi Indonesia dalam acara Pelatihan Fundraising CSR spesial Muktamar ke-35 NU 2026./dok.QONY

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Momentum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi kesempatan berharga bagi NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi.

NU Care LAZISNU PCNU Ngawi memanfaatkan agenda ini untuk terus belajar, membangun jejaring, dan memperkuat gerakan filantropi di daerah.

Dengan penuh kebanggaan, jajaran NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi menghadiri undangan LAZISNU PBNU dan LAZISNU PW Jawa Timur dalam kegiatan Pelatihan Fundraising CSR bertajuk “Strategi Tepat Menembus & Mengelola Dana CSR Perusahaan”.

Agenda ini terlaksana di Aula Lantai II Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Ahad (30/8/2026).

Baca juga: NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi Bangga Hadiri Palestina Fonds 2.0

Pelatihan Fundraising CSR di Muktamar ke-35 NU

Misran selaku Direktur Eksekutif NU-Care LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi dan Agus Pujomindarto selaku Koordinator Pengumpulan NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi menjadi perwakilan dari Kabupaten Ngawi untuk mengikuti Pelatihan Fundraising CSR.

Agenda ini menjadi rangkaian Muktamar ke-35 NU Jombang pada 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Pakar Filantropi Indonesia Hamid Abidin serta Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT LAZISNU PBNU Anik Rifqoh.

Pelatihan diikuti dua perwakilan LAZISNU PCNU dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Bagi NU Care-LAZISNU PCNU Ngawi, kehadiran dalam kegiatan ini bukan sekadar memenuhi undangan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menimba ilmu, bertukar pengalaman, sekaligus mencari strategi baru dalam mengembangkan fundraising dan kemitraan dengan dunia usaha.

Perkembangan pengelolaan dana sosial membutuhkan inovasi dan profesionalitas.

Karena itu, pemahaman mengenai strategi menjalin komunikasi dengan perusahaan, mengelola program CSR, serta membangun kerja sama yang berkelanjutan menjadi bekal penting bagi LAZISNU di tingkat cabang.

Kehadiran bersama LAZISNU se-Jawa Timur juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan konsolidasi.

PC NU Care-LAZISNU Ngawi semakin intensif menjalin komunikasi dengan PW LAZISNU Jawa Timur maupun PC LAZISNU se-Jawa Timur, sehingga terbuka ruang untuk saling menguatkan dan berkolaborasi dalam menjalankan program-program kemaslahatan umat.

Bagi LAZISNU PCNU Ngawi, belajar bersama dalam forum seperti ini juga menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas pelayanan kepada para muzaki, donatur, penerima manfaat, serta masyarakat secara luas.

“Bagi kami, setiap kesempatan belajar adalah bagian dari khidmah. Kami ingin membawa ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari forum ini untuk kemajuan NU Care-LAZISNU PCNU Ngawi,” ungkap perwakilan LAZISNU PCNU Ngawi saat mengikuti kegiatan tersebut.

LAZISNU Tak Sekadar Himpun dan Salurkan Dana

Momen Muktamar ke-35 NU di Jombang sekaligus menjadi pengingat bahwa gerakan LAZISNU bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga tentang membangun kemandirian, memperluas kemanfaatan, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Dari Jombang, semangat itu dibawa pulang ke Ngawi: belajar lebih banyak, membangun jejaring lebih luas, bekerja lebih profesional, dan berkhidmat lebih kuat untuk NU dan masyarakat melalui NU Care-LAZISNU.

Dengan demikian, kebermanfaatan lembaga bisa dirasakan lebih luas.(QONY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.