Sorotan
NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Ada kebanggaan tersendiri bagi jajaran NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi dapat hadir dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur.
Salah satu kebanggaannya adalah menghadiri Palestina Fonds 2.0 yang dari LAZISNU PBNU dan LAZISNU PWNU Jatim pada Sabtu (29/8/2026).
Keikutsertaan NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi bukan hanya menjadi saksi perhelatan besar organisasi, melainkan menjadi kesempatan untuk bertemu dengan jaringan LAZISNU se-Indonesia.
Bahkan, hingga Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari berbagai negara, sekaligus memperluas silaturahmi dan memperkuat semangat gerakan filantropi NU.
Palestina Fonds 2.0 di Muktamar ke-35 NU
Salah satu momentum penting yang diikuti adalah Palestina Fonds 2.0, sebuah gerakan yang kembali menghidupkan semangat kepedulian NU terhadap perjuangan dan kemanusiaan Palestina.
NU-Care pun telah mengumumkan solidaritas terhadap rakyat Palestina sejak 2015 dan bergerak secara nyata, lahir batin.
“Senang dan bangga mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU, LAZISNU menggelorakan kembali dukungan terhadap Palestina melalui deklarasi LAZISNU se-Dunia untuk Palestina Fonds 2.0,” jelas Kyai Misran, Direktur Eksekutif NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi.
“Gerakan ini memiliki nilai historis karena mengingatkan kembali pada inisiatif KH Abdul Wahab Hasbullah dalam Muktamar NU di Menes, Banten, pada 1938, yang menjadi salah satu tonggak dukungan NU terhadap Palestina,” sambungnya.
Di sisi lain, Ketua LAZISNU PBNU Habib Ali Hasan Al Bahar menegaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina akan terus menjadi perhatian LAZISNU.
Jaringan LAZISNU juga memiliki akses penyaluran bantuan melalui sejumlah negara, termasuk Mesir, Turki, Yordania, hingga Palestina.
Pelajaran Penting di Balik Gerakan Kemanusiaan Tak Kenal Batas Wilayah
Bagi NU Care-LAZISNU PCNU Ngawi, Palestina Fonds 2.0 menjadi pelajaran penting bahwa gerakan zakat, infak, sedekah dan kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah.
Kehadiran dalam agenda tersebut semakin membuka wawasan sekaligus menambah semangat untuk mengembangkan gerakan filantropi di Kabupaten Ngawi agar semakin kuat, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Pertemuan dengan para pengurus dan amil LAZISNU dari berbagai daerah juga menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman, membangun komunikasi, dan memperkuat jaringan kerja.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting bagi LAZISNU PCNU Ngawi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas khidmah.
Momentum Muktamar ke-35 NU di Jombang akhirnya tidak hanya menjadi perjalanan menghadiri sebuah agenda besar organisasi.
Bagi LAZISNU PCNU Ngawi, perjalanan ini menjadi perjalanan untuk menimba ilmu, memperluas persaudaraan, memperkuat jaringan, serta menemukan kembali energi baru dalam berkhidmat.
Dari Jombang, semangat itu dibawa pulang ke Ngawi. Semangat untuk terus bergerak.
Semangat untuk terus belajar. Kemudian yang paling utama, semangat untuk terus berkhidmat di Nahdlatul Ulama, khususnya melalui NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Ngawi.(QONY)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.