Langsung ke konten
Jumat, 18 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Kalahkan PTN, UMM Sabet Peringkat 1 Kampus Paling Berkelanjutan Se-Malang Raya di UI GreenMetric 2026

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan komitmen kuatnya terhadap pelestarian lingkungan dengan mengukuhkan

Tampak instalasi solar panel (panel surya) berskala besar di atap gedung Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjadi salah satu indikator kuat keberhasilan UMM meraih predikat kampus paling berkelanjutan di ajang UI GreenMetric 2026.

Tampak instalasi solar panel (panel surya) berskala besar di atap gedung Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang menjadi salah satu indikator kuat keberhasilan UMM meraih predikat kampus paling berkelanjutan di ajang UI GreenMetric 2026. (Foto: Humas UMM)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan komitmen kuatnya terhadap pelestarian lingkungan dengan mengukuhkan diri sebagai kampus paling berkelanjutan peringkat pertama se-Malang Raya. Penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam ajang UI GreenMetric 2026 tersebut diserahkan secara langsung di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Selasa (15/9/2026).

Wakil Ketua UI GreenMetric UMM, Adjar Yusrandi Akbar, S.Pd., M.Sc., membenarkan pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, Kampus Putih tidak hanya merajai tingkat regional dengan mengungguli sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi di Malang, tetapi juga sukses merangkak naik dan menduduki peringkat ke-18 secara nasional.

"Tahun kemarin kita di 2025 berada di ranking 19, kemudian naik satu peringkat menjadi 18 di 2026. Se-Malang Raya kita nomor 1 mengalahkan perguruan tinggi negeri yang ada. Di samping itu, kita juga mendapat penghargaan sebagai kampus swasta Islam terbaik nomor dua se-Indonesia," ungkap Adjar.

Baca juga: Wujudkan Kampus Hijau, Rektor UMM Dorong Mahasiswa Jadi Pelopor Lingkungan Berkelanjutan

Baca juga: Peringati Hari Ozon Sedunia, UM Malang Tanam Ratusan Pohon dan Perkuat Gerakan Kampus Sehat

Lebih lanjut, Adjar menjelaskan bahwa prestasi bergengsi ini tidak diraih dengan instan. Terdapat tujuh indikator utama yang menjadi dasar penilaian pemeringkatan, di mana seluruhnya menyoroti tata kelola kampus dan sejauh mana perguruan tinggi mampu mengintegrasikan keberlanjutan ekologis ke dalam operasional sehari-hari.

"Indikatornya sekarang ada tujuh, meliputi pengelolaan air, pengaturan infrastruktur, pengelolaan sampah, energi dan perubahan iklim, pendidikan dan riset, hingga transportasi. Selain itu, pengelolaan governance, IT, dan digitalisasi kampus juga menjadi bagian penting dari indikator yang dinilai di UI GreenMetric," tegasnya.

Iklan

Capaian ini, lanjut Adjar, merupakan buah manis dari konsistensi kampus dalam mengimplementasikan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan. Kebijakan strategis tersebut diwujudkan secara nyata melalui program efisiensi energi hingga pembatasan limbah plastik secara masif.

"Tentu UMM terus mengembangkan pembangunan berbasis energi hijau dan terbarukan, seperti menyematkan solar panel di GKB 5 dan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Selain itu, saat acara besar seperti Idul Adha kita menggunakan besek, dan pada gelaran Pesmaba kemarin mahasiswa dilarang membawa botol plastik," urai Adjar merinci program kampusnya.

Ke depan, ia menegaskan bahwa komitmen Kampus Putih terhadap pelestarian lingkungan tidak akan berhenti pada sebatas angka pemeringkatan saja. UMM kini menargetkan terwujudnya net zero waste dan penurunan jejak karbon secara signifikan di seluruh area kampus.

Sebagai langkah konkret untuk membangun ekosistem hijau yang inklusif sekaligus memantik kesadaran kolektif sivitas akademika, UMM juga berencana memberikan penghargaan khusus bagi fakultas paling berkelanjutan pada momen upacara peringatan Hari Pendidikan mendatang.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.