MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai Lapangan Utama MAN 2 Kota Malang pada Jumat (28/8) sore. Tepat pukul 16.20 WIB, jajaran pimpinan madrasah beserta panitia menggelar tradisi pemotongan tumpeng. Prosesi sakral ini menjadi penanda resmi sekaligus doa pembuka menyambut perhelatan akbar Art Show 2026 yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa eksistensi Art Show di lingkungan madrasah melampaui sekadar panggung hiburan semata. Melalui pernyataan tidak langsungnya, ia menyebut ajang tahunan ini merupakan laboratorium hidup bagi peserta didik untuk mengasah potensi, unjuk kreativitas, dan melatih kemampuan kolaborasi.
“Art Show menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi dan kreativitas yang mereka miliki. Lebih dari itu, kegiatan ini juga mengajarkan tentang proses, kerja sama, tanggung jawab, serta keberanian untuk tampil dan memberikan yang terbaik,” ungkap Samsudin. Ia pun menaruh harapan besar agar seluruh jerih payah persiapan berbuah kelancaran dan menorehkan pengalaman berkesan bagi warga madrasah.
Baca juga: Kemegahan Art Show 2026 MAN 2 Kota Malang: Ruang Olah Rasa dan Puncak Kreativitas Siswa
Senada dengan pimpinan madrasah, Ketua Panitia Art Show 2026, Rintahani Johan, M.Pd., memandang tradisi pemotongan tumpeng ini sebagai suntikan moral yang ampuh untuk merekatkan solidaritas tim di titik akhir persiapan. Rintahani menuturkan bahwa sajian seni yang telah digodok matang oleh panitia sejatinya merupakan sebuah dedikasi istimewa.
“Art Show ini merupakan hasil dari proses dan kerja keras banyak pihak. Penampilan yang akan disajikan menjadi bentuk persembahan dari kakak-kakak kelas XI dan XII untuk menyambut adik-adik kelas X,” jelasnya secara langsung. Rintahani sangat berharap agar para siswa baru dapat meresapi kehangatan dan semangat kebersamaan yang disuguhkan di atas panggung.
Berbekal filosofi syukur dan doa dari prosesi tumpengan tersebut, keluarga besar MAN 2 Kota Malang kini bersiap menyambut panggung utama Art Show 2026. Ajang apresiasi bakat ini diproyeksikan tak hanya memanjakan mata melalui unjuk karya, namun juga menjadi jangkar yang semakin mempererat ikatan persaudaraan seluruh elemen madrasah.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.