MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana penuh semangat menyelimuti area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) MAN 2 Kota Malang pada Jumat (28/8) sore. Tepat pukul 15.30 WIB, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., secara resmi melepas keberangkatan kontingen atletik madrasah yang akan berlaga dalam kejuaraan di Surabaya.
Dalam momen pelepasan tersebut, Samsudin menitipkan pesan mendalam agar para siswa tidak sekadar memburu kemenangan, tetapi juga mengedepankan etika di arena. Ia mengingatkan secara langsung bahwa di pundak para atlet ini, terdapat nama besar institusi yang harus dijaga martabatnya. “Berangkatlah dengan semangat dan keyakinan. Tunjukkan kemampuan terbaik yang sudah kalian persiapkan, tetapi tetap junjung tinggi sportivitas dan akhlak. Kalian membawa nama MAN 2 Kota Malang, maka tampilkan karakter juara, baik dalam bertanding maupun dalam bersikap,” pesannya di hadapan para siswa.
Dukungan senada juga diutarakan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Alif Rifa’i, S.S. Melalui pernyataan tidak langsungnya, ia menegaskan bahwa pengiriman kontingen olahraga ini adalah wujud komitmen nyata madrasah dalam memfasilitasi pengembangan bakat nonakademik siswanya.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang akan bertanding. Semoga pengalaman ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, dan memberikan prestasi terbaik untuk MAN 2 Kota Malang,” ucap Alif.
Sementara itu, pendamping kontingen, H. Agus Muslim, M.Pd., turut memompa mental anak asuhnya agar tidak goyah saat menghadapi lawan. Ia meminta para siswa untuk menyatukan kedisiplinan dan konsentrasi sebagai senjata utama hasil latihan selama ini. “Anak-anak sudah mempersiapkan diri, sekarang tinggal menjaga fokus dan memberikan kemampuan terbaik saat bertanding. Apa pun hasilnya nanti, pengalaman bertanding ini akan menjadi bagian penting dari proses mereka untuk terus berkembang,” ujarnya memberikan suntikan motivasi.
Berbekal restu dan arahan dari pimpinan madrasah, tim atletik ini diharapkan mampu berlaga dengan penuh percaya diri tanpa beban. Langkah mereka menuju Surabaya diproyeksikan bukan sekadar sebagai ajang adu ketangkasan fisik, melainkan momentum krusial untuk mengasah mental kompetitif sekaligus membawa pulang kebanggaan bagi keluarga besar madrasah.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.