Langsung ke konten
Sabtu, 29 Agustus 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

MMD UB Kelompok 26 Perkuat Identitas dan Daya Saing UMKM Desa Ngadireso Lewat Inovasi Labelling dan Pemasaran

Mahasiswa MMD UB Kelompok 26 bersama Dosen Pembimbing Lapang (DPL) pada kegiatan Inovasi Labelling dan Strategi Pemasaran Produk di Desa Ngadireso.

Mahasiswa MMD UB Kelompok 26 bersama Dosen Pembimbing Lapang (DPL) pada kegiatan Inovasi Labelling dan Strategi Pemasaran Produk di Desa Ngadireso.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 26 menggelar program bertajuk “Inovasi Labelling dan Strategi Pemasaran Produk” di Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Bekerja sama dengan ibu-ibu PKK setempat, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi melalui desain label yang menarik serta strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi MMD UB 2026 dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) dan SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). Sasaran utama program adalah ibu-ibu PKK Desa Ngadireso, yang memperoleh edukasi mengenai pentingnya identitas merek (branding), fungsi label produk, serta strategi pemasaran produk secara langsung maupun melalui media digital.

Ketua TP PKK Desa Ngadireso mengapresiasi inisiatif yang dihadirkan mahasiswa melalui program ini. Menurutnya, edukasi mengenai pelabelan produk dan strategi pemasaran memberikan wawasan baru bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi UMKM desa sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait informasi yang wajib dicantumkan pada label produk, desain kemasan yang menarik, cara menentukan target pasar, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Para peserta juga turut berbagi pengalaman mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memasarkan produk usahanya.

Dalam sesi penyampaian materi, tim MMD UB Kelompok 26 menjelaskan prinsip dasar penyusunan label produk yang informatif dan menarik, pentingnya membangun identitas merek, serta strategi pemasaran yang dapat diterapkan untuk memperluas jangkauan konsumen. Materi disampaikan secara interaktif disertai contoh-contoh penerapan pada produk UMKM agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh peserta.

Tim MMD UB Kelompok 26 menyampaikan materi mengenai inovasi pelabelan produk dan strategi pemasaran kepada ibu-ibu PKK Desa Ngadireso.

Sebagai bentuk implementasi program, mahasiswa turut memberikan contoh desain label produk yang telah disesuaikan dengan karakteristik UMKM di Desa Ngadireso. Melalui pendampingan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan inovasi pelabelan dan strategi pemasaran secara mandiri untuk meningkatkan nilai tambah produk yang dimiliki.

Melalui kegiatan ini, MMD Universitas Brawijaya Kelompok 26 berharap pelaku UMKM di Desa Ngadireso semakin memahami pentingnya inovasi dalam pelabelan dan pemasaran produk sebagai langkah meningkatkan daya saing usaha. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat keberlanjutan UMKM lokal.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.