MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu madrasah rujukan dalam pengembangan tata kelola dan inovasi madrasah. Sepanjang sepekan hingga Sabtu (29/8/2026), MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan studi tiru dari puluhan lembaga dan rombongan pejabat serta pengelola pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia.
Tidak kurang dari hampir seribuan tamu, mulai dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag), kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan (GTK), komite hingga pengurus yayasan, hadir untuk melihat secara langsung berbagai praktik baik yang dikembangkan MAN 2 Kota Malang.
Pada Sabtu pagi (29/8), aktivitas penerimaan tamu studi tiru kembali berlangsung. Kehadiran rombongan dari berbagai daerah menambah panjang daftar lembaga yang menjadikan MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu tujuan untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus menggali inovasi pengelolaan madrasah.
Sejumlah rombongan yang hadir sepanjang pekan antara lain berasal dari Sulawesi Barat, Bone Sulawesi, Jambi, Aceh, Jawa Barat, serta berbagai wilayah di Jawa Tengah. Di antaranya KKMA Jawa Tengah Koordinator Wilayah Surakarta, para kepala MAN se-Solo Raya, serta Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Provinsi Jawa Tengah Koordinasi Wilayah II.
Selain itu, turut hadir pejabat Kantor Kementerian Agama Aceh, serta Kakanwil Kementerian Agama Jawa Barat beserta jajaran dan kepala madrasah yang melakukan kunjungan dan melihat langsung berbagai layanan serta inovasi yang dikembangkan MAN 2 Kota Malang.
Tidak hanya dari lingkungan Kementerian Agama, puluhan sekolah dan madrasah swasta dari berbagai daerah juga turut menjadikan MAN 2 Kota Malang sebagai tempat belajar dan bertukar praktik baik.Membidik Manajemen, Prestasi hingga Budaya Zona IntegritasMenariknya, rata-rata rombongan studi tiru yang datang memiliki ketertarikan yang hampir sama, yakni ingin mengetahui secara lebih dekat bagaimana manajemen dan tata kelola MAN 2 Kota Malang dijalankan.
Para tamu tidak hanya ingin melihat fasilitas fisik madrasah, tetapi juga menggali lebih dalam tentang manajemen kelembagaan, manajemen komite, sistem pelayanan, pengelolaan sumber daya manusia, serta strategi pengembangan program akademik dan nonakademik.Aspek prestasi juga menjadi perhatian. Para peserta studi tiru ingin mengetahui bagaimana proses pembinaan dan pengelolaan prestasi akademik maupun nonakademik, mulai dari pemetaan potensi peserta didik, pembinaan, pendampingan, hingga strategi madrasah dalam mengantarkan siswa meraih prestasi di berbagai tingkat.
Hal lain yang banyak menarik perhatian adalah tata kelola dan budaya Zona Integritas (ZI). Para tamu menggali bagaimana nilai-nilai integritas dibangun dan diterapkan dalam keseharian, mulai dari budaya kerja, pelayanan publik, transparansi, akuntabilitas, inovasi layanan hingga keterlibatan seluruh unsur madrasah dalam membangun lingkungan kerja yang berintegritas.
Dengan demikian, studi tiru di MAN 2 Kota Malang tidak berhenti pada melihat program, tetapi menjadi kesempatan untuk mempelajari proses, sistem, budaya kerja, serta strategi yang melahirkan berbagai capaian madrasah.
Disambut Langsung Pimpinan MadrasahSetiap rombongan studi tiru disambut langsung oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., bersama unsur pimpinan madrasah, di antaranya Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, Ketua Komite serta ketua bidang akademik dan nonakademik.
Penyambutan tersebut menjadi bagian penting dari komitmen MAN 2 Kota Malang untuk membangun budaya berbagi dan kolaborasi. Para tamu tidak hanya diajak melihat fasilitas, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai sistem pelayanan, tata kelola, program akademik dan nonakademik, penguatan budaya kerja, manajemen komite, hingga berbagai inovasi yang dikembangkan di madrasah.Fenomena banyaknya kunjungan studi tiru dalam satu pekan ini sekaligus menunjukkan tingginya minat berbagai lembaga pendidikan untuk mempelajari praktik pengelolaan MAN 2 Kota Malang.
Bagi MAN 2 Kota Malang, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda menerima tamu. Studi tiru menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta saling menginspirasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap lembaga yang ingin belajar dan berbagi pengalaman.“MAN 2 Kota Malang terbuka untuk berbagi. Apa yang kami miliki tentu masih terus kami kembangkan. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi madrasah maupun lembaga pendidikan lainnya,” ujarnya.
Derasnya arus kunjungan studi tiru sepanjang pekan ini menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Malang untuk terus berbenah, berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. (JSN)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.