Langsung ke konten
Senin, 24 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Daerah

Bupati Madiun Hadiri Lomba Sangkutan Layangan HUT ke-81 RI di Desa Bajulan

Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri Lomba Layangan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Desa Bajulan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto di Lomba Layangan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia./dok.HUM-DNY

Bupati Madiun Hari Wuryanto di Lomba Layangan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia./dok.HUM-DNY

MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM: Unik dan menarik, Pemerintah Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Madiun menggelar lomba sangkutan layangan.

Lomba ini masih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatannya berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Madiun di Lapangan Tambakboyo, Desa Bajulan, Minggu (23/8/2026).

Baca juga: Panggung Seni dan Solidaritas Bencana: Pemkab Madiun Rayakan Kemerdekaan dengan Caruban Night Solidarity 2026

Bupati Madiun Hadiri Lomba Layangan

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto hadir bersama perwakilan KORMI Kabupaten Madiun, Camat Saradan dan Forkopimcam, Kepala Desa Bajulan Hari Purnomo beserta perangkat desa, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Saradan.

Lomba sangkutan layangan merupakan permainan tradisional ketika benang dua layang-layang saling bersentuhan atau tersangkut di udara.

Peserta harus memiliki teknik untuk mengendalikan layangan dan memutus benang lawan.

Perlombaan ini mendapat sambutan antusias tinggi dari masyarakat. Warga memadati lapangan, bahkan sejumlah pengendara yang melintas turut berhenti menyaksikan pertandingan.

Lestarikan Olahraga Tradisional dan Misi Desa

Kepala Desa Bajulan Hari Purnomo mengatakan, sebanyak 78 peserta mengikuti lomba ini yang seluruhnya merupakan warga Desa Bajulan.

Lombanya telah bergulir sejak 9 hingga 23 Agustus 2026 sebagai upaya melestarikan olahraga tradisional dan olahraga rekreasi masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini bisa berkembang menjadi lomba kreatif yang tidak hanya berskala desa, tetapi ke depan dapat meningkat hingga tingkat kabupaten,” ujarnya.

Hari Purnomo juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat kerukunan warga.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan cita-cita masyarakat Desa Bajulan melalui slogan Bajulan Damai atau BADAI.

Bupati Ikut Layangan

Keseruan makin terasa ketika Bupati Hari Wuryanto turut bertanding melawan Kepala Desa Bajulan.

Pertandingan tersebut dimenangkan Bupati Madiun. Sementara itu, Camat Saradan bertanding melawan perwakilan KORMI Kabupaten Madiun dan dimenangkan perwakilan KORMI.

Bupati Madiun juga menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KORMI bersama pemerintah daerah dalam melestarikan olahraga masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Luar biasa antusias seluruh masyarakat, khususnya adik-adik. Ini menjadi kegiatan positif untuk membangun kebersamaan antara anak-anak, generasi muda, hingga orang tua,” kata Hari Wuryanto.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengenalkan kembali permainan layang-layang kepada generasi muda.

Menurutnya, bermain layangan tidak sekadar menaikkan layangan ke udara, tetapi juga membutuhkan teknik, kesabaran, dan usaha.

Selain perlombaan, masyarakat juga disuguhi pemandangan sejumlah layangan berbentuk naga yang menghiasi langit sore Desa Bajulan.

Kehadiran layangan naga tersebut makin menambah semarak suasana perlombaan.

Peringatan HUT ke-81 RI di Desa Bajulan juga terhiasi berbagai kegiatan lain.

Pada pagi hari sebelum lomba layangan, masyarakat mengikuti jalan sehat dan senam bersama.

Selanjutnya ada kejuaraan catur, kemudian rangkaian kegiatan akan berakhir dengan shalawatan di Balai Desa Bajulan pada 30 Agustus 2026.(HUM/DNY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.